Hot

Benarkah Islam larang Muslim dengarkan musik?

Meski ampuh mengusir suntuk, namun sebagian umat Islam memilih tak mendengar musik lantaran dianggap haram dan bertentangan dengan ajaran agama. Lantas, bagaimana kebenarannya?

Pertanyaan mengenai hukum mendengar musik sebenarnya sudah diperdebatkan sejak lama. Itulah mengapa, untuk mencari tahu jawabannya, jurnalis senior Najwa Shihab menanyakan hal tersebut kepada ayahnya yang merupakan tokoh intelektual Islam sekaligus pendiri Pusat Studi Al Quran, Quraish Shihab.

Baca juga: Corona di RI makin menjadi-jadi, Quraish Shihab: Jangan pikir itu siksa Ilahi

“Ada yang mengatakan musik itu haram, bernyanyi itu tak boleh, suara wanita disebut syahwat. Lalu banyak hal (perdebatan) yang kemudian muncul belakangan ini, lalu bagaimana?” tanya Najwa kepada Quraish, dikutip dari saluran Youtube Narasi, Rabu 1 Juli 2020.

Quraish Shihab
Quraish Shihab. Foto: YouTube Narasi Tv

Sebelum menjawabnya, Quraish terlebih dulu menjelaskan pengertian musik. Kata dia, musik merupakan kumpulan nada yang berirama. Sehingga, mustahil mengharamkannya, sebab mengandung keindahan.

“Baca Quran itu termasuk irama tanpa alat. Apa mungkin kita melarangnya? Enggak. Nah, makanya ada (muatan) musik di Quran, karena mengandung irama. Jika musik dilarang, itu sama saja melarang orang untuk memperindah suaranya saat sedang membaca Quran,” jawab Quraish.

Selain itu, ia menambahkan, letak haram atau tidaknya musik sebenarnya berada di muatan atau liriknya. Jika mengajak pada kebaikan, seperti mencintai negara dan agama, maka tak masalah. Namun sebaliknya, seandainya mengandung muatan negatif, maka hukumnya beda, yakni berdosa.

Quraish Shihab
Quraish Shihab. Foto: Instagram

“Dalam konteks bersuara, pasti ada konten atau lirik yang kalian nyanyikan. Bukan bahasa, tapi isinya. Kalau mengantar kalian mencintai Tanah Air, boleh. Lalu ada yang membangkitkan semangat membela negara dan agama, ya bagus,” terangnya.

“Jadi, kita harus lihat masalah ini secara keseluruhan. Namun pada dasarnya, tidak ada larangan dalam Islam soal menyanyi, bermusik, dan sebagainya,” kata dia menambahkan.

Tuhan menyukai keindahan

Pada kesempatan yang sama, Quraish menyatakan, Tuhan menyukai segala keindahan. Itulah mengapa, tak ada larangan berkesenian. Asalkan, tidak menjauhkan seniman dan orang yang menikmati hasil seni tersebut dari Sang Pencipta.

“Allah itu Maha Indah dan menyukai keindahan. Jadi, tugas kita (sebagai manusia) mengembangkan seni sesuai dengan petunjuk-petunjuk agama,” terangnya.

“Islam itu sangat menyukai seni dalam segala bentuk. Tapi Allah memberikan tuntunan supaya kita tidak melanggar dan menyeleweng dari fitrah kemanusiaan.” (re2)

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close