Trending

Rakyat luka lagi beras bansos seperti batu, Demokrat curigai PDIP

Di tengah kondisi pandemi yang terjadi saat ini, pemerintah berusaha memberikan tanggung jawab melalui bantuan sosial kepada masyarakat. Namun polemik terjadi atas beras bansos yang diterima masyarakat berbentuk seperti batu, dinilai membuat rakyat luka lagi.

Hal tersebut diungkap Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution, jika beras bansos yang diterima warga Pandeglang sebagai bentuk hal yang tidak manusiawi. Pasalnya beras bansos tersebut sudah tak layak dikonsumsi oleh manusia.

Muslima Fest

“Bansos beras yang diklaim masyarakat Pandeglang diterima seperti batu tentu saja tidak manusiawi,” kata Syahrial dikutip RMOL, Sabtu 7 Agustus 2021.

Bansos COVID-19. Foto: Suara.
Bansos COVID-19. Foto: Suara.

Kelayakan beras bansos bagi masyarakat diketahui Syahrial, disiapkan melalui anggaran jaring pengaman sosial sehingga pengadaan bantuan sosial seharusnya memiliki kualitas yang baik dan laik bagi masyarakat.

“Sungguh disayangkan apabila rakyat yang harusnya mendapatkan bantuan yang layak, tidak menerima sesuai dengan haknya,” sesalnya.

Demokrat curiga beras batu seperti bansos dari kader PDIP

Buruknya kualitas bansos yang didapat masyarakat sangat tidak layak, yang disediakan dari anggaran negara tersebut, sangat rentan terjadinya penyimpangan dari pengadaan yang ideal.

Masyarakat menerima bantuan sosial Covid-19
Bantuan sosial pemerintah untuk masyarakat Foto: antara

Bahkan demokrat sendiri menaruh kecurigaan jika buruknya kualitas beras bansos seperti batu merupakan cara yang lama seperti korupsi bansos yang dilakukan kader PDIP.

Atas dasar itu, Syahrial khawatir kasus korupsi Bansos yang pernah dilakukan oleh Mensos terdahulu, Juliari Batubara, bermetmorfosa dalam bentuk lain.

“Aparat hukum, sebaiknya meneliti kasus ini. Sebab, apapun bentuk penyimpangan yang terjadi di saat bencana, sangat melukai hati rakyat,” pungkasnya.

Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Banten, mengeluhkan kualitas beras bansos yang diterimanya.

bantuan sosial covid-19 dari pemerintah
Bantuan sosial covid-19 yang diberikan pemerintah kepada rakyat Foto: antara

Bantuan Sosial Beras (BSB) terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tersebut berwarna kekuning-kuningan, bau, dan berkutu.

Tak ayal para warga tersebut berbondong-bondong mendatangi Kantor Kelurahan Pandeglang untuk mengembalikan beras yang dianggap tidak layak konsumsi tersebut.

“Warna berasnya kekuning-kuningan, terus agak berbau dan ada kutunya juga. Yang lebih parah lagi, banyak yang sudah buluk (usang),” terang warga Kampung Cihaseum, Uki, saat ditemui di Kantor Kelurahan Pandeglang, usai mengembalikan beras busuk tersebut, Kamis kemarin (5/8).

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close