Trending

Berniat jadi presiden, Ferdinand janji bantai FPI, HTI dan Ihwanul Muslimin

Entah bersungguh-sungguh atau hanya bercanda, mantan politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean tiba-tiba mengungkap rencananya maju di pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Bahkan, jika nantinya terpilih, dia berjanji akan ‘membantai’ kelompok-kelompok seperti FPI, HTI, dan Alqaeda.

Sejak beberapa hari terakhir, Ferdinand kerap kali menulis cuitan seakan-akan berniat maju di Pilpres 2024. Lebih lagi, dia telah memiliki jargon pribadi untuk digunakan saat pemilihan nanti, yakni ‘makmur bersama, sejahtera bersama, rakyat bersama penguasa’.

Baru-baru ini, Ferdinand mendeklarasikan dirinya sebagai calon presiden (Capres) untuk periode 2024-2029 mendatang. Hal tersebut dia umumkan melalui akun media sosial resminya. Lantas, apa maksud pernyataan tersebut?

“Saya Capres RI 2024-2029 khusus untuk membasmi kaum radikalis intoleran!” tulisnya melalui akun @ferdinandhaean3, dikutip Rabu 30 Juni 2021.

Ferdinand janji bantai FPI andai jadi presiden

Dia berjanji, seandainya terpilih sebagai presiden, maka kelompok Islam yang menurutnya intoleran bakal dibabat habis. Misalnya seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Front Pembela Islam (FPI), Ihwanul Muslimin, Alqaeda, dan lain sebagainya.

Masa pendukung FPI
Masa pendukung FPI rayakan milad Foto: Antara

Menurutnya, dengan melawan kelompok-kelompok tersebut, dia sama saja telah ‘melindungi’ Pancasila dan menyelamatkan bangsa dari bahaya intoleran.

“Jika terwujud, maka kita tak akan kuatir lagi bangsa ini gaduh oleh gerakan-gerakan HTI, FPI, Ihwanul Muslimin, Taliban, ISIS, Alqaeda dan gerakan-gerakan penolak Pancasila lainnya. Ayo cintai ibu pertiwi Indonesia,” tuturnya.

Lebih jauh, Ferdinand juga mengingatkan, jangan sampai Indonesia terjajah kaum radikalis intoleran. Sebab, hal tersebut bisa memicu tumbuhnya terorisme di Tanah Air.

“Jangan biarkan negeri leluhur ini dijadikan basis radikalis intoleran. Apalagi, jadi sarang bertumbuhnya terorisme,” kata Ferdinand.

Hizbut Tahrir Indonesia, ormas yang telah dibubarkan. Foto: Mediasiar
Hizbut Tahrir Indonesia, ormas yang telah dibubarkan. Foto: Mediasiar

Komentar Warganet

Pernyataan mengejutkan Ferdinand tersebut langsung memicu beragam komentar dari warganet. Sebagian mendukungnya, namun tak sedikit yang menganggap rencana itu terkesan halu dan mengada-ada.

“Serius abang berani maju (di Pilpres 2024)?” tulis salah satu warganet.

“Astaga mendeklarasikan diri sendiri, gak ada pendukungnya. Kasian amat. Nafsu amat. Masak membasmi kaum radikal aja nafsunya sampai jadi presiden,” komentar warganet lain.

“Model begini mau sok nasionalis? Mending kau kembali ke asalmu sana. Kagak usah jadi pecundang biar negara aman,” timpal yang lainnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close