Trending

Bertaubat, John Kei maafkan Nus Kei

Tersangka kasus perusakan dan pembunuhan berencana, John Refra Kei atau John Kei maafkan Nus Kei, anak buah. Beberapa waktu lalu Nus Kei mengakui sebagai paman John Kei. John Kei memaafkan anak buahnya itu yang menyebarkan kabar bohong di media sosial dan pemberitaan terkait kasus perusakan dan pembunuhan tersebut.

Alasan John Kei memaafkan Nus Kei karena merenungkan ajaran tuhan. John Kei mengaku dia sudah bertaubat.

Baca juga: 8 Artis cantik keturunan Minangkabau, banyak yang bule

Maafkan Nus Kei

John Kei di Polda Metro Jaya
John Kei di Polda Metro Jaya. Foto Instagram @humas.pmj

John Kei juga membantah telah memerintahkan melakukan pembunuhan terhadap Nus Kei dan kelompoknya.

John Kei mengaku hanya memberi perintah untuk menagih utang senilai Rp 1 miliar pada Nus Kei.

John Kei menyatakan apa yang disampaikan oleh Nus Kei baik melalui pemberitaan atau sosial media adalah bohong belaka. Namun John Kei maafkan Nus Kei.

“Saya sudah bertaubat, saya tetap mengampuni kamu (Nus Kei), saya memaafkan kamu. Saya diajarkan Tuhan saya harus bisa memaafkan orang dan saya mengampuni orang yang bersalah kepada saya,” kata John Kei dikutip Suara.com, Senin 19 Oktober 2020.

John Kei menegaskan dia tak pernah memerintahkan anak buahnya untuk membunuh Nus Kei. Dalihnya, dia baru bebas setelah dipenjara 7 tahun 10 bulan. Dia tak mau membuat masalah dan merusak pertaubatannya.

Nus Kei bukan paman John Kei

John Kei
John Kei saat menghirup udara bebas Foto: Antara

Dalam kesempatan berbincang dengan media, John Kei meluruskan bahwa Nus Kei hanyalah anak buahnya bukan pamannya. Nus Kei, kata dia, sengaja berbohong di depan publik, mengaku sebagai pamannya.

Nus Kei diboyong John ke Jakarta dari Ambon. Nus Kei bisa bertahan hidup di Ibu Kota berkat jasa John.

“Saya yang bawa dia dari Ambon ke Jakarta. Saya yang bikin hidup dia dan dia anak buah saya, dia bukan paman ya. Apa pun statement dia di TV, di media sosial, di YouTube itu semua bohong belaka dan dia itu bukan siapa-siapa saya,” katanya.

John Kei meminta kepada Nus Kei untuk berkata apa adanya.

Nus Kei sempat datang ke Rutan Salemba dan meminjam uang senilai Rp 1 miliar—bahkan berjanji akan mengganti senilai Rp2 miliar.

“Saudara Nus, saya minta anda sportif, jujur mengatakan apa adanya. karena Anda datang ke Salemba. Anda pinjam uang Rp 1 miliar dan Anda akan ganti Rp 2 miliar dalam waktu 6 bulan,” ungkap John Kei.

Kronologi kasus

Kelompok John Keu terlibat dalam aksi penyerangan kelompok Nus Kei pada 21 Juni 2020. Serangan terjadi di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat dan di rumah Nus Kei yang berada di Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang. Penyerangan itu dipicu masalah penjualan tanah di Ambon, Maluku antara John Kei dengan Nus Kei.

Polisi telah menangkap dan menahan 39 orang tersangka, termasuk John Kei. Namun, dua tersangka di antaranya berdasarkan laporan polisi berbeda, yakni berkaitan dengan kepemilikan senjata api.

Atas perbuatannya, mereka dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 169 KUHP, Pasal 170 KUHP, Pasal 351 KUHP, dan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Polda Metro Jaya telah merampungkan berkas perkara tahap dua John Kei. Untuk itu, penyidik Polda Metro melimpahkan berkas itu ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk segera disidangkan.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close