Trending

BLT BPJS Ketenagakerjaan: Cara cek jadwal pencairan termin 3 tahun 2021

Bantuan Langsung Tunai atau BLT BPJS Ketenagakerjaan atau juga disebut BSU subsidi upah itu sukses tersalurkan di 2020 lalu.

Meskipun demikian, BLT BPJS Ketenagakerjaan ini pada tahun 2020 disebut belum sepenuhnya tersalurkan untuk pekerja atau buruh atau pun karyawan.

Menaker Ida Fauziyah sudah memastikan subsidi upah 2021 Kemnaker gelombang kedua bakal kembali dikucurkan dengan jumlah Rp 1,2 Juta, namun hanya bagi pekerja yang bergaji di bawah Rp 5 Juta yang terpilih.

“Kami sudah mengajukan anggaran untuk para karyawan yang di gelombang pertama mendapat Rp 1,2 juta, namun di gelombang kedua belum dapat,” ujarnya beberapa waktu lalu.

BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan foto: Istimewa.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa persiapannya sudah mencapai 100 persen.

“Realisasi kita sudah 98,92 persen, jadi sudah hampir 100 persen.

Sementara itu Menteri Keuangan Sri Mulyani sendiri mengatakan Sri Mulyani menuturkan proyeksi alokasi anggaran untuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN) 2021 mencapai Rp403,9 triliun atau naik dari rencana sebelumnya Rp372,3 triliun.

Total anggaran program PEN Rp403,9 triliun tersebut difokuskan untuk alokasi terhadap enam bidang yaitu kesehatan Rp25,4 triliun dengan SILPA Earmark 2020 Rp47,07 triliun yang akan dimanfaatkan untuk tahun ini dan perlindungan sosial Rp110,2 triliun.

Kemudian sektoral kementerian/lembaga dan pemda Rp184,2 triliun, UMKM dan pembiayaan korporasi Rp63,84 triliun, serta insentif usaha Rp20,26 triliun.

Dalam webinar bertajuk Perempuan Berdaya Indonesia Maju: Refleksi Awal Tahun 2021 Quo Vadis Perempuan Indonesia di Jakarta, Senin 4 Januari 2021 lalu, ia menyebut anggaran program PEN hingga akhir 31 Desember 2020, terealisasi Rp579,78 triliun atau 83,4 persen dari total pagu sebesar Rp695,2 triliun.

Bila merujuk anggaran PEN di atas yang mengalami kenaikan, maka program BLT BPJS Ketenagakerjaan bisa diperpanjang hingga 2021.

Selain itu menurutnya keputusan lanjutan program BLT atau BSU Rp1,2 juta untuk termin 3 pada 2021 akan tergantung dengan kondisi perekonomian Indonesia.

Sebab, kondisi perekonomian pada 2020 juga akan berpengaruh terhadap besaran dana yang akan disalurkan kepada calon penerima BLT atau BSU.

Lalu bagaimana mengetahui apakah kamu termsuk dalam daftar BLT BPJS Ketenagakerjaan?

Nah, berikut cara untuk mengecek pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan dari pemerintah:

  1. https://bsu.kemnaker.go.id
  2. https://kemnaker.go.id
  3. Login melalui BPJSTK Mobile
  4. Login melalui Website sso.bpjsketenagakerjaan.go.id
  5. Melalui SMS Pengecekan saldo JHT juga bisa digunakan sekaligus untuk mengetahui apakah status kepesertaan masih aktif atau tidak.
  6. Melalui WhatsApp Selain melalui web dan SMS kalian dapat mengecek lewat Whatsapp dengan nomor 08119115910 atau 08551500910.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close