Trending

BNPB punya utang Rp140 miliar! Hotel-hotel di Jakarta belum dibayar lunas, waduh!

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih menunggak pembayaran hotel-hotel tempat karantina pasien Covid-19 di DKI Jakarta mencapai sekitar Rp140 miliar.

“(Biaya karantina) khusus DKI untuk hotel Rp200.711.910.000 dan baru kami bayar talangan Rp60 miliar,” kata Pelaksana tugas (Plt) Bidang Penanganan Darurat BNPB Dody Ruswandi seperti dilansir dari detik.com, Kamis (10/6/2021).

Menurut Doddy, setidaknya ada 31 hotel di Jakarta yang dibiayai oleh BNPB. Dari puluhan hotel itu, sebanyak 16 untuk tempat tinggal sementara tenaga kesehatan, dan 15 untuk isolasi mandiri pasien Covid-19.

Namun, Doddy tidak merinci apakah tunggakan ratusan miliar rupiah itu kepada seluruh hotel tersebut. Ia hanya mengatakan pihaknya baru membayarkan uang panjar sebesar Rp60 miliar ke sejumlah hotel.

Dody menyebut BNPB pun memutuskan menghentikan sementara pembiayaan untuk hotel-hotel karantina pasien Covid-19 di Jakarta.

“Kalau diteruskan kasihan hotelnya, tapi kalau nanti dananya turun lagi, Pemda DKI kalau pasiennya memuncak lagi, dia bisa minta usul lagi (pembiayaan) ke kita,”ujar Doddy.

Ilustrasi hotel. Foto: Ist

Doddy sebelumnya membenarkan soal penghentian pembiayaan hotel-hotel karantina di Jakarta. Namun, menurut dia penghentian pembiayaan itu hanya bersifat sementara.

Doddy mengatakan selama ini hotel-hotel yang menjadi lokasi karantina di Ibu Kota dibiayai menggunakan anggaran BNPB. Namun, kini badan tersebut kehabisan dana untuk membiayai hotel-hotel karantina tersebut.

“Selama ini kan pakai anggaran BNPB, cuma kita kehabisan kemarin, jadi kita rapat, kita bilang coba sampai 15 Juni kita tunggu dulu, setelah itu, mungkin ditanggung Pemda dulu,” pungkas Doddy.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close