Trending

Bom meledak di Gereja Makassar, Ade Armando salahkan Islam radikal

Baru-baru ini, publik dikejutkan dengan kabar meledaknya bom di area Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan. Berkenaan dengan itu, akademisi Universitas Indonesia (UI) sekaligus pegiat media sosial, Ade Armando menyalahkan kelompok Islam radikal.

Diketahui, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, ledakan bom tersebut terdengar sangat keras dan jelas. Bahkan, suara itu bisa terdengar dari jarak satu kilometer. Setidaknya hal tersebut yang disampaikan salah satu saksi bernama Armin Hari.

“Dentuman, jarak dari Katedral ke Kimia Farma ada satu kilometer. Iya, terdengar besar,” ujar Armin saat diwawancarai KompasTV, Minggu 28 Maret 2021.

Bom Gereja Katedral Makassar. Foto: Twitter.

Ledakan besar itu terdengar sekira pukul 10.28 WITA. Parahnya, saat ledakan tersebut, sejumlah jemaat gereja tengah beribadah di lokasi. Selain potongan tubuh manusia, terpantau ada sejumlah korban luka yang dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit.

Meski belum ada keterangan lanjutan mengenai jumlah korban, kerugian, dan pelaku. Namun, Ade Armando telah menudingkan jarinya ke arah kelompok Islam garis keras.

Tanggapan Ade Armando soal bom di Gereja Makassar

Pertama-tama, Ade membagikan artikel yang memuat informasi seputar ledakan tersebut. Setelah itu, dia bertanya kepada pengikutnya: jika sudah seperti ini, apa kalian masih tidak percaya dengan Islam radikal?

“Sebuah ledakan terjadi di depan Gereja Katedral Makassar. Bom meledak sebelum pelaku masuk ke gereja. Masih tidak percaya ada Islam radikal?” tulis Ade melalui akun Twitter pribadinya.

Bom Gereja Katedral Makassar. Foto: Suara.

Menariknya, tanggapan Ade Armando itu menuai sejumlah komentar. Sebagian dari mereka tak setuju Ade membawa-bawa Islam dalam tuduhannya tersebut.

“Lu sebut Islam? Ini perbuatan pengecut, jangan kaitkan dengan Islam,” tulis salah satu warganet.

“Jangan bawa-bawa Islam bung. Bilang aja teroris. Islam juga mengutuk aksi terorisme,” komentar warganet lain.

“Tau dari mana yang ngebom orang Islam? Jangan asal bicara,” timpal yang lainnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close