Hot

BPOM kebakaran di tengah pandemi Covid, dr Tirta: Jiwa cocoklogiku bergejolak

Dokter (dr) sekaligus influencer Tirta Mandira Hudhi memberikan tanggapan melihat kebakaran yang terjadi di kantor Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) pada Minggu malam, 18 Juli 2021.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, (Kasudin Gulkarmat) Jakarta Pusat Asril Rizal sebelumnya memberikan penjelasan terkait kronologi kebakaran di kantor BPOM. Berdasarkan penuturannya, kebakaran tersebut terjadi karena adanya korsleting listrik. Seperti apa penjelasan lengkapnya? Smak ulasan berikut.

dr Tirta komentari kebakaran di kantor BPOM

Api melalap salah satu kantor BPOM Jakarta Pusat pada Minggu malam, 18 Juli 2021. Dokter Tirta kemudian menanggapi kejadian tersebut lewat cuitan di Twitternya. Ia menyematkan emoji menangis dalam cuitannya.

“Malem-malem jam 22.00 baca berita kantor pusat BPOM kebakaran,” tulis dokter Tirta melansir Twitter pada Senin, 19 Juli 2021.

Cuitan dr Tirta
Cuitan dr Tirta. Sumber: Twitter

Menurut dokter Tirta, kebarakan yang terjadi di kantor BPOM ini mirip dengan cerita yang ada di drama Korea berjudul Vincenzo. Dokter Tirta menilai bahwa kantor BPOM penting di kala penangan pandemi Covid-19. Ia juga membahas tentang cocoklogi.

“Mirip kejadian Vincenzo kah? Gue males cocoklogi, tapi BPOM tu kantor penting di kala penanganan Covid gini. Jiwa cocoklogiku bergejolak, investigasinya apakah nanti hasilnya,” tuturnya.

Kronologi kebakaran

Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Kasudin Gulkarmat) Jakarta Pusat Asril Rizal menjelaskan dugaan sementara penyebab kebakaran di kantor BPOM Jakarta Pusat. Yakni karena adanya korsleting listrik.

“Dugaan penyebab korsleting listrik,” Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, (Kasudin Gulkarmat) Jakarta Pusat Asril Rizal melansir Detik.

Api yang menyambar kantor BPOM sudah berhasil dipadamkan. Sebanyak 17 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, termasuk 75 personel yang berusaha memadamkan api tersebut. Awalnya, petugas pemadam kebakaran Johar Baru, Jakarta Pusat mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran ke Kantor BPOM yang beralamat di Jalan Percetakan Negara, Johar Baru, Johar Baru, Jakarta Pusat. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 21.30 WIB.

Situasi kebakaran di kantor BPOM mulai kuning sejak pukul 22.17 WIB. Di situasi itu, 17 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

“17 Unit. Api sudah dapat dikuasai. Dilanjut proses penguraian asap,” ujar Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, (Kasudin Gulkarmat) Jakarta Pusat Asril Rizal. Pukul 22.17 WIB, petugas damkar masih berusaha mengurai asap di lokasi kejadian.

BPOM kebakaran vaksin aman
BPOM kebakaran vaksin aman. Foto Twitter @humasfirejkt

Api mulai bisa dipadamkan setelah satu setengah jam penanganan. Asril Rizal menjelaskan bahwa proses pendinginan dilakukan mulai pukul 23.00 WIB. Menurutnya, awal kebakaran itu terjadi saat petugas melakukan perbaikan panel dan sempat timbul ledakan.

“Sedang ada perbaikan Panel di Lorong F Timur dan F Barat. Namun ketika menaikkan MCB timbul ledakan. Petugas keamanan BPOM ingin melakukan pemadaman, karena asap yang ditimbulkan pekat petugas kewalahan melakukan pemadaman,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan kerugian yang terjadi akibat kebakaran ini. “Kerugian ditaksir Rp600 juta dengan luas area 8×25 meter atau 200 meter persegi.”

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close