Trending

BPOM kebakaran, nasib vaksin dan obat aman tapi rugi

Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kebakaran pada Minggu tengah malam. Untungnya obat dan vaksin selamat dari insiden kebakaran. Laporan yang masuk hanya dokumen saja yang terbakar.

Untuk memadamkan kebakaran lantai dasar BPOM, Pemadam Kebakarn DKI Jakarta mengerahkan 17 unit mobil pemadam dan 75 petugas.

Vaksin aman

Kantor BPOM
Kantor BPOM. Foto Google Maps

Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Saiful Kahfi mengungkapkan dampak kebakaran, dokumen berupa kertas terbakar dan bangunan diamuk si jago merah. Kahfi melaporkan obat dan vaksin aman dari amukan api kebakaran.

“Enggak (ada obat atau vaksin terbakar), karena sementara kertas saja yang kebakar,” jelas Kahfi kepada Suara.com, dikutip Senin 19 Juli 2021.

Damkar DKI Jakarta mengungkapkan, laporan kejadian kebakaran kantor BPOM terjadi pada pukul 21.30 WIB. Awalnya Damkar DKI mengerahkan 7 mobil pemadam.

Kerugian 600 juta

Vaksin Sinovac disimpan di ruangan steril di Bio Farma
Vaksin Sinovac disimpan di ruangan steril di Bio Farma. Foto Instagram @biofarmaid

Menurut keterangan Kasudin Gulkarmat Jakarta Pusat Asril Rizal, Dugaan sementara sebab kebakaran kantor BPOM lantai dasar karena Korsleting Listrik.

“Sedang ada perbaikan panel di lorong F Timur dan F Barat. Namun ketika menaikkan MCB timbul ledakan,” kata Asril dalam keterangan resmi Damkar DKI Jakarta.

Sejam kemudian, Damkar DKI menambah mobil pemadam kebakarn menjadi 17 unit. Per pukul 22.31 api sudah dikuasai oleh tim Damkar DKI Jakarta, pukul 23.00 dilakukan pendinginan area terdampak kebakaran di lantai dasar kantor BPOM.

Damkar DKI akhirnya bisa tuntas memadamkan kebakarn kantor BPOM pada pukul Senin dini hari pukul 00.42 WIB.

Asril Rizal memperkirakan kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp600 juta lho. Area yang diamuk si jago merah yakni seluas 8×25 meter atau 200 meter persegi.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close