Trending

Bukan cuma Rocky, komentar Said Didu soal Jokowi marah tak kalah lucu

Aksi Presiden Jokowi di sidang kabinet paripurna terkait kinerja menterinya mendapat respon banyak pihak, salah satunya datang dari mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu.

Menurut Said Didu dalam cuitan di akun Twitternya, bahwa kinerja jajaran kabinet yang dikamandoi Presiden Jokowi tak sepenuhnya salah para menteri, melainkan karena adanya kesalahan dari pemimpinnya.

Baca juga: Jokowi gelorakan reshuffle, pengamat mungkinkan Ahok jadi menteri

“Jika banyak murid tidak lulus ujian biasanya gurunya yang salah. Jika tukang banyak yang salah dalam pekerjaan biasanya yang salah adalah mandornya. Jika ada pimpinan marah-marah karena banyak anak buahnya yang tidak bisa kerja, kira-kira yang salah siapa?” tulisnya melalui akun @msaid_didu pada Minggu, 28 Juni 2020.

Dirinya pun menyindir insiden marah-marah yang dilakukan Presiden Jokowi. Ia berharap agar ekspresi tersebut bukanlah gimik belaka yang dirancang untuk menutupi isu lainnya, seperti pelemahan Pancasila.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). (ANTARA/HO-Sekretariat Presiden)

“Semoga kejadian marah bukan dirancang untuk menutupi banyak hal, seperti RUU HIP,” tulisnya.

Selain itu, dirinya juga membuat pernyataan yang cukup nyeleneh. Pasalnya, ia menganggap marah-marah yang dilakukan Jokowi mengikuti prosedur penanganan COVID-19. Said Didu pun menyindir dengan menduga, apakah insiden tersebut sudah direncanakan.

“Marah pun ikuti prosedur COVID-19? Jaga jarak. Marah tanggal 18 (Juni 2020), baru dibuka tanggal 28 (Juni 2020), jarak waktu 10 hari. Hahaha,” tulisnya.

“Sesuai arahan sutradara?” tambahnya.

Sebelumnya, pengamat politik Rocky Gerung ikut berkomentar terkait pidato Jokowi dalam sidang paripurna tersebut. Rocky mengaku keheranan dengan aksi marah-marah Jokowi kepada para menterinya. Sebab, video yang baru diunggah Biro Setpres pada Minggu 28 Juni 2020 itu memperlihatkan aksi Jokowi tak natural.

Mantan dosen filsafat UI Rocky Gerung. Foto: Instagram Rocky.
Mantan dosen filsafat UI Rocky Gerung. Foto: Instagram Rocky.

Walau suara Jokowi berulang kali meninggi dan menyebut bakal mengambil langkah yang luar biasa keras. Demikian disitat Rocky dalam saluran Twitter pribadinya.

“Marah tapi pakai teks. Memang tempurung kosong,” tulis Rocky melalui akun Twitter pribadinya, Senin 29 Juni 2020.

Selain itu, dirinya menyayangkan, dalam pidato Jokowi yang mementingkan stimulus ekonomi daripada nyawa yang berguguran karena COVID0-19.

“Beliau marah karena isu stimulus ekonomi. Bukan karena banyak nyawa berguguran karena pandemi. Pemimpin kerdil. #negeridikolam,” celotehnya. (re2)

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close