Trending

Bukan di bagasi mobil, jasad Tuti-Amel awalnya mau dibuang ke tempat lain

Besok lusa, kasus pembunuhan yang menewaskan Tuti Suharti dan Amalia Mustika Ratu di Subang, Jawa Barat telah genap satu bulan. Namun, hingga kini, pelaku masih belum ditemukan. Meski demikian, sejumlah bukti baru telah dikumpulkan.

Diketahui, sebelumnya, jasad Tuti dan Amel ditemukan tanpa nyawa di bagasi mobilnya. Kala itu, keduanya terpantau tak mengenakan busana dengan bercak darah di mana-mana.

Menariknya, muncul dugaan, pembunuh mulanya tak berniat membuang jasad Tuti dan Amel di bagasi mobil, melainkan di tempat lain. Setidaknya, hal tersebut yang diungkapkan anak tertua Tuti, Yoris Raja Amanullah setelah mengetahui kendaraan tersebut sempat bergerak.

“Iya kayaknya ada orang lain yang mengemudi, kayaknya mau dibawa kabur (jasad korban), tapi keburu mati (mesin mobil),” ujar Yoris dikutip Kamis 16 September 2021.

Yoris. Foto: Youtube.
Yoris. Foto: Youtube.

Lebih jauh, Yoris memastikan, untuk mengoperasikan mobil berstatus premium tersebut dibutuhkan kunci khusus. Saat kejadian pembunuhan, kata dia, kunci tersebut berada di tangannya.

“Kunci otomatisnya ada di saya. Kalau telat beberapa detik, nanti bisa mati. Karena yang mengendalikan itu saya. Makanya, jedug, mati itu mesin pasti. Karena ada kunci otomatisnya.”

“(Pelaku) pakai kunci biasa kali. Tapi kan kunci otomatisnya terkoneksi di HP-ku. Mobil Alphard memang begitu,” terangnya.

Mengapa pelaku pembunuhan Tuti Amalia Subang belum diungkap?

Banyak publik beranggapan, proses pencarian pelaku yang dikerjakan polisi terbilang lambat dan berputar-putar. Namun, dalam keterangannya, mereka memastikan, kasus tersebut memang tak mudah dipecahkan. Sebab, yang dicari bukan pengakuan, melainkan bukti.

Kapolres Subang, Jawa Barat, AKBP Sumarni mengatakan, meski belum ditemukan, namun pihaknya semakin yakin pelaku merupakan keluarga dekat korban.

“Ada indikasi pelaku dan korban saling kenal. Karena di TKP, jalur masuk ke rumah korban itu gak ada yang rusak. Jadi pintu depan dan belakang gak ada yang rusak, maupun jendelanya. Gak ada bekas cungkilan atau apapun. Makanya, diperkirakan pelaku kenal dengan korban,” urai AKBP Sumarni.

Kapolres Subang, AKBP Sumarni di lokasi olah TKP pembunuhan ibu anak di Subang
Kapolres Subang, AKBP Sumarni di lokasi olah TKP pembunuhan ibu anak di Subang. Foto Instagram @polres_subang

Pihak kepolisian sendiri telah memeriksa sejumlah saksi termasuk Yosef, Mimin, Yoris, dan ayah korban. Sejauh ini, mereka meyakini, Tuti dan Amel dibunuh dengan cara bengis dan keji.

“Kami juga mengumpulkan barang-barang bukti yang ada di TKP termasuk baju yang ada di TKP yang dikenakan salah satu saksi, di mana baju tersebut ada bercak darah,” kata dia.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close