Trending

Bukan disandera, KKB Papua klaim selamatkan nakes yang hilang: Tersesat di hutan, kami akan pulangkan!

Aktivis Papua dan HAM, Veronica Koman tutur menanggapi hilangnya tenaga kesehatan (nakes) yang dikabarkan hilang akibat ulah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Berdasarkan penuturan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Veronica mengatakan bahwa nakes yang hilang di Kiwirok telah ditemukan di hutan.

Bahkan pihak TPNPB-OPM bakal segera mengembalikan nakes yang sedang dicari oleh aparata TNI-Polri tersebut.

“Menurut Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, seorang petugas kesehatan yang hilang sejak insiden Kiwirok minggu lalu ditemukan hilang di hutan,” kata Veronica Koman dalam keterangan tertulis, dikutip Hops pada Rabu, 22 September 2021.

“Mereka berjanji akan mengembalikannya dengan selamat minggu ini melalui pemerintah provinsi,” sambungnya.

KKB Papua. Foto: Ist
KKB Papua. Foto: Ist | Bukan disandera, KKB Papua klaim selamatkan nakes yang hilang

Sementara mengutip Jubi.co.id, nakes dari Puskesmas Kriwok yang dikabarkan hilang pada 13 September 2021 lalu, kini sedang diamankan di markas TPNPB-OPM Kodav Ngalum Kupel.

Pernyataan itu disampaikan Sebby Sambom, meneruskan laporan dari Panglima Kodav Ngalum Kupel, Brigadir Jenderal Lamek Taplo.

“Nasib salah satu nakes yang hilang atas nama Gerald Sokoy adalah tersesat pada 13 September 2021 itu dan kami menemukannya,” ujar Sambom.

Sambom menegaskan, nakes itu dalam kondisi sehat bersama pasukan TPNPB-OPM di markas.

Tak tanggung-tanggung pihaknya juga berencana bakal memulangkan nakes itu ke keluarganya dalam keadaan baik.

“Sementara ada bersama kami di markas. Rencana akan kami kembalikan ke keluarganya melalui Kabupaten Kabupaten Pengunungan Bintang,” tegasnya.

Soal penyerangan di Puskesmas Kiwirok

Kebulan asap yang berasal dari sejumlah bangunan yang dibakar KKB di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Foto: Kompas
Kebulan asap yang berasal dari sejumlah bangunan yang dibakar KKB di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Foto: Kompas | Bukan disandera, KKB Papua klaim selamatkan nakes yang hilang

Sambom juga menjelaskan keterlibatan mereka atas kematian nakes dalam insiden di Puskesmas Kiwirok, pekan lalu.

Pihaknya tidak menyalahkan semua tuduhan dan kutukan termasuk soal tewasnya suster Gabriella.

“Soal kematian almarhumah Suster MG, yang banyak pihak simpang siur dan mengutuk keras kepada pihak militer TPNPB-OPM adalah hal yang biasa,” ungkapnya.

Kendati demikian, pihaknya menuturkan bahwa waktu akan membuktikan siapa pelaku dari pembunuhan tenaga kesehatan itu.

Pihaknya pun tidak bisa menyangkal karena pembunuhan itu terjadi saat situasi yang tidak bisa dikontrol pihaknya.

“Nanti situasi mereda juga akan ketahuan jika kami bertanggung jawab atas segala penembakan terhadap apapun terjadi karena dalam situasi seperti itu kami tidak Kontrol baik,” imbuhnya.

Sebelumnya, Pastor Dekan Dekenat Pegunungan Bintang, Gereja Katolik Keuskupan Jayapura, RD James Kossay juga menjelaskan informasi yang beredar terkait peristiwa Kiwirok liar. Banyak pihak berpendapat tanpa mengetahui duduk perkaranya sehingga pihaknya mendesak investigasi independen.

“Bagi saya informasi yang beredar sangat sepihak. Kita perlu informasi dari investigasi sebelum ambil tindakan dan memberikan keterangan kepada publik,” ungkap Kossay kepada jurnalis Jubi dari Pegunungan Bintang, Papua, Senin (20/9/2021)

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close