Sains

Bumi diyakini hancur 500 tahun lagi, manusia diminta cari planet baru

Sebelum meninggal dunia, pakar kosmologi dari Universitas Cambridge, Inggris, Stephen Hawking sempat mengingatkan manusia untuk mencari planet baru. Sebab, bumi yang menjadi rumah kita saat ini, disebut-sebut bakal hancur 500 tahun lagi.

Dilansir dari Wired, sosok yang dikenal berkat gagasan black hole atau lobang hitam itu menyebut, ada beberapa hal yang membuat bumi tak sanggup bertahan lebih lama. Yakni, perubahan iklim, pertumbuhan populasi yang berlebih, serta serangan asteoroid berukuran raksasa.

Baca juga: Richard Dawkins: Tuhan hampir pasti tidak ada

“Aku percaya bahwa kita harus mulai mencari planet alternatif yang memungkinkan untuk dihuni. Kita kehabisan ruang pada Bumi dan kita perlu ‘menembus’ batasan teknologi yang mencegah kita hidup di tempat lain di alam semesta,” ujarnya dalam series sains BBC berjudul Tomorrow’s World pada pertengahan 2017 lalu.

Stephen Hawking, ahli fisika yang mempercayai keberadaan alien
Stephen Hawking, ahli fisika yang mempercayai keberadaan alien Foto: Business Insider

Berkat perkiraannya tersebut, ia memrediksi, pada 2600 mendatang bumi bakal menjadi bola panas yang memanggang seluruh penghuninya. Itulah mengapa, sebelum benar-benar terjadi, para peneliti di bidang kosmologi harus memulai riset serta studinya untuk mencari planet yang memungkinkan ditinggali manusia.

“Pada tahun 2600 nanti, populasi bumi akan meningkat pesat dan konsumsi listrik yang berlebihan juga akan membuat planet ini menjadi sangat panas. Semua ini tentu tak bisa dipertahankan lebih lama, dan saya yakin kalau saya tak sendirian (yang berpendapat demikian),” terang Hawking.

Benar saja, Hawking bukan satu-satunya pihak yang meyakini bumi bakal hancur dalam waktu dekat. Sebab, tiga tahun lalu, pendiri SpaceX, Elon Musk mulai menggagas proyek gila, yakni ingin membuat koloni baru di luar angkasa. Ia menargetkan, rencana tersebut berhasil terlaksana pada 50 tahun ke depan.

“Saya rasa, akan ada dua jalan fundamental. Pertama adalah kita tinggal di Bumi untuk selamanya, dan nanti akan mengalami kepunahan massal. Kedua, sebagai langkah alternatif adalah dengan membangun peradaban baru antar-planet,” kata Musk kepada The Telegraph, pada 21 Juni 2017 lalu.

Mars jadi planet paling potensial

Elon Musk menilai, Mars merupakan salah satu planet paling potensial dihuni manusia. Rencananya, proses pemindahan penduduk dari Bumi ke Mars bakal dimulai pada 2023 mendatang.

Mars. Foto: Ist.
Mars. Foto: Ist.

Pada rencana yang dipublikasikan jurnal New Space, milyarder itu berencana membangun ‘Mars Colonial Fleet’ dengan lebih dari 1.000 pesawat ulang-alik yang mengangkut 200 penumpang dalam sekali jalan. Selain itu, material untuk membangun rumah, gedung, dan pertokoan juga turut diangkut ke sana.

“Sebuah kota di Mars bisa aktif dengan memiliki satu juta penduduk. Jika Anda hanya bisa antar-jemput tiap dua tahun sekali dengan 100 orang per pesawat, itu artinya Anda butuh 10.000 kali perjalanan luar angkasa,” kata Musk. (CTH)

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close