Unik

Kisah nyata buyut Pangeran William pernah ‘pelihara’ manusia setengah hewan di Istana Kensington

Kakek buyut Pangeran William Harry, Pangeran George I.

Pada tahun 1725 seorang manusia setengah hewan ditemukan di sebuah hutan yang sekarang menjadi hutan Hertswold di Jerman utara.

Sosok anak laki-laki tersebut ditemukan oleh seorang warga yang sedang berburu. Ia ditaksir berusia 12 tahun. Dilansir History Today, anak laki-laki itu kemudian diberi nama Peter.

Berdasarkan sumber sejarah menulis bahwa Peter diduga dibesarkan oleh binatang di hutan sejak bayi. Ia hidup dari pola makan tanaman, kacang-kacangan, dan biji ek.

Visit Norwich melaporkan anak laki-laki itu memiliki rambut panjang yang kusut, kuku yang panjang, dan terbakar sinar matahari.

Para pemburu menggambarkannya dengan sosok yang kotor, telanjang dan tidak dapat berbicara. Ia berkomunikasi hanya dengan dengusan, lolongan dan mengeluarkan suara-suara seperti binatang.

Peter saat anak-anak dan saat tua foto: Istimewa
Peter saat anak-anak dan saat tua foto: Istimewa

Peter juga tidak dapat berjalan tegak. Ia mahir memanjat pohon dan berlari dengan 4 kaki. Saat dibawa ke kota dan diadopsi oleh seorang keluarga dermawan, Peter dituliskan kerap ‘kabur’ berkeliaran ke kota untuk mengambil saku dan mencuri ciuman dari wanita yang tidak curiga.

Penduduk setempat berspekulasi bocah itu ditinggalkan di hutan saat masih bayi dan dibesarkan oleh hewan liar. Visit Norwich melaporkan desas-desus paling menonjol yang menyatakan bahwa dia “disusui” oleh beruang, babi hutan, atau serigala, meskipun tidak satu pun dari hewan-hewan itu ada di hutan Hertswold.

Dilansir laman The Grunge, Penduduk setempat akhirnya mulai lebih tertarik pada anak itu dan memberinya nama “Peter the Wild Boy”. Mereka pun melancarkan upaya untuk menemukan keluarganya. Namun, terlepas dari upaya terbaik mereka, tidak ada yang pernah mengklaim bocah itu atau sepertinya tahu dari mana dia berasal.

Pindah ke istana Kensington, diasuh buyut Pangeran William Harry

Desas desus mengenai Peter kemudian sampai ke telinga kerajaan Inggris. Kala itu Raja Inggris Raya yang merupakan kakek buyut Pangeran Willam dan Harry langsung terpesona dengan kisah yang beredar.

King George I foto: Wikipedia
King George I foto: Wikipedia

Historic Mysteries menulis bahwa menantu Raja George, Putri Caroline dari Wales, mengatur agar Peter dibawa ke Istana Kensington. Meskipun awalnya dia dipelihara sebagai jenis hewan peliharaan yang aneh dan menghibur, Visit Norwich melaporkan Peter diperlakukan dengan baik saat dia dalam perawatan mereka.

Seperti yang diharapkan, Peter menghadapi banyak tantangan saat dia mencoba beradaptasi dengan gaya hidup baru. Meskipun dia diharapkan menggunakan peralatan makan, dia lebih suka makan dengan tangannya. Dia juga menolak mengenakan pakaian dan tampaknya lebih nyaman tidur di lantai daripada di tempat tidur.

Kalung hewan Peter the wild boy foto: The grunge
Kalung hewan Peter the wild boy foto: The grunge

Putri Caroline menyewa Dr. Arbuthnot untuk mengatur pendidikan Peter dan membantunya mengembangkan keterampilan sosial. Dia juga menyewa tim pelayan untuk berkonsentrasi pada perawatan sehari-hari dan memberikan disiplin bila diperlukan. Peter akhirnya belajar berjalan tegak dan tampaknya menikmati kehidupan barunya. Dia sangat menikmati mendengarkan musik dan mengembangkan hubungan dekat dengan beberapa staf raja.

Seperti dilaporkan oleh Visit Norwich, bocah liar itu dibaptis dan dibaptis sebagai Peter pada tahun 1726, dan dia tetap menjadi anggota keluarga tercinta sampai kematian Raja George. Setelah kematian Raja George I pada tahun 1727, Peter dipindahkan dari rumah ke rumah sampai dia dibawa oleh petani James Fenn. Peter sempat melarikan diri dari pertanian Fenn pada tahun 1751 dan ditangkap di Norwich di mana ia dikira sebagai pria tunawisma.

Makam Peter foto: Times
Makam Peter foto: Times

Karena dia tidak dapat berkomunikasi secara verbal, dan mereka tidak dapat memverifikasi identitasnya, pihak berwenang mengirimnya ke lembaga pemasyarakatan bernama The Bridewell. Menurut kabar yang beredar, Peter menolak makan dan pada membuat dirinya kelaparan sampai mati. Visit Norwich melaporkan Peter meninggal pada 1785 pada usia 73 tahun. Dia dimakamkan di St. Mary’s Northchurch.

Kisah ini kemudian terus beredar di kalangan masyarakat Inggris hingga kini. Bahkan menurut desas desus yang beredar, kisah Peter adalah cikal bakal atau inspirasi dari kisa Tarzan yang kita kenal selama ini.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close