Fit

Cara persiapkan anak kembali ke sekolah di masa pandemi

Menyambut kebijakan New Normal, beberapa sekolah dibuka dan pemerintah berencana mengembalikan siswa kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah. Ini merupakan pertama kalinya sejak sekolah ditutup sejak tiga bulan belakangan.

Padahal ancaman virus masih belum mereda, beberapa orangtua khawatir perihal sekolah dibuka kembali, dan anak kembali sekolah di tengah pendemi. Dilansir dari The Daily Star, Senior Clinical Psychologist, Dr Shreena Ghelani membagikan tips efektif yang dapat membantu kembalinya anak ke sekolah.

Baca juga: Sekolah dibuka Juli 2020, siswa bersorak girang orangtua menjerit tak setuju

Lakukan persiapan secara matang

Dr Shreena menganjurkan orangtua untuk mempersiapkan kebutuhan sekolah anak layaknya persiapan tahun ajaran baru.

“Lakukan pengecekan kesiapan pada pagi hari, pastikan bahwa seragam sekolah pas. Juga latih anak untuk menyiapkan tas sekolah mereka sendiri dan berjalan menghafal rute sekolah.”

Menurut psikolog, butuh waktu bagi anak untuk menyesuaikan dengan keadaan. Pastikan anak tetap menjalin hubungan dengan teman-temannya, sehingga mereka tidak kikuk atau canggung saat berada kembali di lingkungan sekolah.

Ibu dan anak
Ibu dan anak. Foto: August de Richelieu dari Pexels

Edukasi anak terkait dampak virus corona

Daripada menutup-nutupi, ada baiknya untuk berterus terang kepada anak tentang kondisi terkini.

“Biarkan anak tahu bahwa keluarga lain mungkin terdampak oleh virus corona, baik dari segi ekonomi maupun kehilangan anggota keluarga.”

Oleh karena itu, ada baiknya untuk menghimbau anak agar bersabar dan bersimpati kepada teman sebayanya.

Namun, di saat yang bersamaan tetaplah menghimbau anak agar tetap waspada. “Beritahu anak hal apa saja yang boleh dan tak boleh mereka lakukan, seperti tidam memeluk teman, rajin mencuci tangan, dan tidak berbagi mainan.”

Mengendalikan kecemasan

Dengan menyadari bahwa selalu ada rintangan dalam perjalanan, stres Anda mungkin akan sedikit berkurang.

“Cobalah perhatikan apakah Anda merasa khawatir berlebih dengan kembalinya anak ke sekolah, dan jika iya, cobalah luangkan cukup waktu untuk menenangkan diri.”

“Jika anak-anak mengetahui kecemasan Anda, mereka dapat merasa cemas juga.”

Beberapa orangtua di media sosial juga mengaku bahwa mereka memilih untuk menunda masa sekolah anak. Sebagai alternatif, belajar secara daring masih menjadi pilihan utama. Apalagi, beberapa situs dan aplikasi edukasi online terpercaya telah banyak bermunculan. (Naryati)

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close