Hot

Celine Dion batal konser karena alami kejang otot, ini bahayanya

Diva kelas dunia Celine Dion baru saja membatalkan konsernya di musim gugur terbarunya di Resorts World Theatre, Las Vegas. Celine dikabarkan membatalkan konsernya lantaran dirinya mengalami masalah kejang otot parah, saat ini kondisi kesehatannya masih ditangani tim medis.

Hal ini diumumkan oleh Celine melalui laman situs resminya yang menyebutkan bahwa jadwal pertunjukan untuk tanggal 5-20 November 2021 dan 19 Januari-5 Februari 2022 telah dibatalkan.

Muslima Fest

“Saya patah hati dengan ini. Tim saya dan saya telah mengerjakan pertunjukan baru kami selama delapan bulan terakhir, dan tidak dapat membukanya pada November ini, hal ini membuat saya sedih tanpa bisa mengeluarkan kata-kata,” ujarnya dalam pernyataan resminya dilansir Deadline, Rabu 19 Oktober 2021.

“Saya merasa sangat sedih karena mengecewakan mereka, dan saya sangat menyesal telah mengecewakan semua penggemar yang telah membuat rencana mereka untuk datang ke Las Vegas. Sekarang, saya harus fokus untuk menjadi lebih baikā€¦ Saya ingin melewati ini secepat mungkin,” lanjutnya dilansir laman Cosmopolitan.

Pernyataan tersebut juga mengatakan bahwa Celine mengalami kejang otot yang parah dan terus-menerus yang membuatnya tidak bisa tampil.

Celine Dion foto: People
Celine Dion foto: People

Bahaya kejang otot yang dialami Celine

Pada dasarnya, kejang dan kram otot merupakan kondisi yang hampir sama. Kejang otot terjadi saat otot tiba-tiba mengalami kontraksi dengan sendirinya dan di luar kendali kamu.

Bahkan, kondisi tersebut membuat otot menjadi tidak rileks dan terasa kaku. Dilansir laman Healthline, kondisi ini sangat umum terjadi, bahkan hampir semua orang mungkin pernah mengalaminya.

Bila kejang ini berlangsung lama, maka kondisi ini kemudian disebut sebagai kram otot. Kondisi ini bisa terjadi pada sebagian atau seluruh otot yang ada di dalam tubuh kamau.

Namun, bagian tubuh yang sering menjadi lokasi terjadinya kejang adalah paha, betis, area kaki, tangan, lengan, perut, dan mungkin juga di sekitar tulang rusuk.

Saat mengalami kondisi ini, kamu mungkin saja mengalami rasa sakit mulai dari yang ringan hingga yang terasa cukup parah. Otot yang mengalami kondisi ini tentu terasa lebih kaku dan keras dibanding otot normal, khususnya saat disentuh. Bahkan, otot mungkin akan terlihat berdenyut saat mengalaminya.

Kondisi ini bisa bertahan mulai dari hitungan detik saja hingga hitungan menit, dan bahkan lebih lama. Kondisi ini juga bisa terjadi berulang kali sebelum benar-benar hilang.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close