Fit

Cerita si manusia lipat, 30 tahun tubuhnya menekuk kini bisa berjalan normal

Seorang lelaki berusia 48 tahun asal China dilaporkan memiliki kondisi tulang yang langka, yang menyebabkan tubuhnya selalu dalam keadaan menekuk. Ia selalu dijuluki si manusia lipat.

Kondisi tersebut dialaminya selama 30 tahun. Pria bernama Li Hua tersebut didiagnosis dengan kondisi langka yang disebut ankylosing spondylitis atau AS.

Baca juga: Kisah pedih pegulat bertubuh setengah, kini jadi monster yang ditakuti lawan

Dilansir laman Youtube Shouth China Morning Post, Li Hua didiagnosis menderita ankylosing spondylitis ketika ia baru berusia 18 tahun. Dan selama bertahun-tahun kemudian, kondisinya semakin memburuk sampai dijuluki sebagai ‘manusia lipat’ dengan posisi wajah mencium bagian paha.

Li Hua si manusia lipat kala muda
Li Hua si manusia lipat kala muda, Foto: Youtube China South Morning Press

Keluarga Hua yang berasal dari kota Yongzhou di Provinsi Hunan China Tengah, tidak memiliki uang untuk menyembuhkan kondisinya. Hingga akhirnya apa yang Li Hua alami menjadi perhatian khusus Profesor Tao Huiren.

Tao Huiren merupakan kepala operasi tulang belakang dan ortopedi di Shenzhen Rumah Sakit Umum Universitas. Ia telah merawat orang-orang dengan masalah ankylosing spondylitis sebelumnya. Hanya saja, Huiren mengaku belum pernah melihat kasus yang sedemikian parah seperti yang dialami Li Hua.

“Satu-satunya pilihan kami adalah mematahkan tulangnya satu bagian pada satu waktu, tulang paha, tulang belakang leher, tulang belakang dada, tulang belakang pinggang, dan kemudian meluruskan seluruh tulang belakangnya,” ujar Profesor Huiren, dokter yang merawat Li Hua.

Lebih lanjut disebutkan bahwa risiko yang terlibat adalah 20 hingga 30 kali lipat dari pasien bedah tulang belakang biasa, dan kemungkinan dia menjadi lumpuh juga sangat tinggi.

Operasi rumit mengembalikan bentuk tubuh Li Hua

Meskipun risiko kelumpuhan sangat tinggi, dokter menyimpulkan bahwa tidak melakukan operasi juga dapat membuat bahaya besar bagi Li. Hal itu terjadi karena tekanan pada jantung dan paru-paru Li lebih daripada yang dapat ditanggung seseorang.

Tak hanya itu, rumah Sakit Umum di Universitas Shenzhen di Provinsi Guangdong China Selatan menggambarkan operasi korektif Li Hua sebagai operasi rumit, jika diibaratkan setara dengan mendaki gunung Everest.

Operasi harus dilakukan dalam empat fase dan perlu mematahkan tulang punggung lelaki berusia 46 tahun itu dalam beberapa bagian, kemudian meluruskannya hingga memperbaiki tulang pahanya.

Li Hua dijuluki si manusia lipat
Li Hua dijuluki si manusia lipat Foto: Youtube South China Morning Post

Mukjizat kemudian datang pada 2019. Setelah melakukan operasi panjang dan melelahkan, akhirnya Li Hua yang 30 tahun lebih hidup dalam kondisi kesusahan kini tubuhnya kembali mampu berdiri tegak.

Baca juga: 6 jenis nyeri sendi yang ternyata berbahaya

Foto-foto pasca operasi Li Hua menunjukkan ia mampu berjalan lurus dengan bantuan alat bantu jalan, yang menurut dokter, bahkan tidak akan diperlukan dalam waktu dekat.

“Tentu saja dia tidak akan bisa melakukan hal yang terlalu ekstrem seperti tinju atau bermain tenis, tetapi semua gerakan tubuh biasa tidak akan menjadi masalah,” kata Profesor Tao Huiren.

Ankylosing spondylitis merupakan jenis arthritis yang menyebabkan peradangan pada tulang belakang. Peradangan tersebut dapat menyebabkan jaringan tulang hilang, dimana tubuh manusia merespons dengan memproduksi kalsium ekstra untuk menumbuhkan lebih banyak tulang, bahkan di tempat yang seharusnya tidak tumbuh.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close