Trending

China anggap Indonesia tetangga baik yang selalu saling bantu

Pemerintah China menyatakan siap terus bantu Indonesia dalam perang melawan pandemi virus corona. Hal ini disampaikan duta besar China untuk Indonesia, Xiao Qian baru-baru ini.

Dalam pernyataan yang disampaikan secara virtual itu, Xiao mengungkapkan China dan Indonesia adalah tetangga mesra yang baik, dan selalu saling bantu ketika berada dalam masa sulit.

Baca Juga: Terbukti salah blokir internet Papua, Istana harus ksatria lontarkan kata maaf

Xiao menambahkan, sejak pandemi dimulai, kedua negara telah saling bantu dalam menyediakan pasukan medis dan dukungan satu sama lain.

Dilansir oleh Xinhua, Kamis 4 Juni 2020, pemerintah China menyatakan akan terus memberi bantu-an dan dukungan kepada Indonesia. Bantuan itu akan disalurkan melalui pemerintah daerah, perusahaan, hingga partai politik.

Presiden China Xi Jinping. Foto: NBCnews.
Presiden China Xi Jinping. Foto: NBCnews.

Xiao menegaskan, upaya bersama yang dilakukan antara China dan Indonesia dalam memerangi Covid-19 menunjukkan tali persahabatan yang erat antara kedua negara.

Menurut Xiao, pemerintah China siap mengenalkan baik departemen atau perusahaan yang relevan untuk membahas kerja sama dalam penelitian dan pengembangan vaksin, obat antivirus, teknologi pengujian dan produksi peralatan medis.

Negara yang memiliki jumlah populasi paling banyak di dunia itu juga berkeinginan untuk memperdalam komunikasi dan kerja sama kedua negara. Xiao menuturkan, kerja sama multilateral tersebut ditujukan untuk mendukung kerja sama internasional melawan pandemi virus corona serta menjaga kesehatan masyarakat global.

Dalam konferensi pers virtual itu, duta besar China memuji langkah pemerintah Indonesia dalam memerangi Covid-19. Xiao mengatakan, pemerintah China sangat yakin bahwa Indonesia bisa mengatasi pandemi dalam waktu dekat.

Indonesia dapat bantuan ventilator

Sebelumnya, Indonesia juga mendapat bantuan 33 unit ventilator untuk digunakan dalam menangani pasien Covid-19.

Seperti dihimpun redaksi, bantuan ventilator itu datang dari Program Pembangunan PBB atau UNDP, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO dan Organisasi Internasional untuk Migrasi atau IOM.

Pada pengiriman tahap pertama yang tiba tanggal 1 Juni 2020, tiga buah ventilator diberikan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB untuk selanjutnya dikirim ke fasilitas-fasilitas kesehatan yang ada di seluruh Tanah Air.

Perlengkapan medis. Foto: EPA.
Perlengkapan medis. Foto: EPA.

Kepala perwakilan WHO untuk Indonesia, N. Paranietharan mengatakan bahwa saat ini ventilator sangat dicari-cari oleh seluruh negara di dunia.

Ia menuturkan, ventilator tersebut akan memberikan dampak yang cukup signifikan dalam memberikan perawatan terhadap pasien kritis Covid-19 di Indonesia.

Bantuan ventilator yang datang dari WHO, UNDP dan IOM tersebut akan dikirim dalam kurun waktu tiga minggu. Dari total 33 ventilator, WHO menyediakan 27 buah yang juga didukung pemerintah Jepang.

Sedangkan, UNDP dan IOM masing-masing mengirimkan tiga ventilator ke Indonesia. Pengiriman ventilator berikutnya diharapkan tiba dalam beberapa hari mendatang. (Dion Yudhantama)

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close