Trending

AS awas jiper, China bakal tunjukkan kekuatan militer udaranya: Ada jet tempur tercanggih!

Militer China akan menampilkan beberapa persenjataan dan peralatan tercanggihnya melalui sebuah pertunjukan udara terbesar di negara itu pada pekan ini. Airshow terbesar di China itu akan dibuka di Kota Zhuhai, sebuah kota di selatan China, setelah penundaan setahun akibat virus corona.

Global Times melaporkan, pada Airshow tersebut, bakal ada pertunjukan penerbangan yang mempesona, yang melibatkan jet tempur paling canggih yang dimiliki Angkatan Udara China, J-20.

Muslima Fest

Selain jet tempur J-20, terdapat pesawat canggih milik China lainnya yakni pesawat perang elektronik J-16D, drone high-altitude WZ-7 dan drone high-altitude WZ-8, yang akan dipamerkan di area pameran untuk pertama kalinya.

Menyadur Al Jazeera, Senin 27 September 2021, J-16D memiliki dua pod peperangan elektronik besar di sayapnya, yang akan digunakan untuk mengganggu peralatan elektronik musuh, termasuk radar dan sistem komunikasi. Pesawat itu juga memiliki sistem avionik baru dan mesin buatan dalam negeri.

Jet elektronik China. Foto: Global Times
Jet elektronik China. Foto: Global Times

Lebih dari 100 pesawat telah terdaftar untuk dipamerkan, saat China memamerkan kekuatan militer dan ambisi luar angkasanya, termasuk roket awak generasi berikutnya dan kendaraan peluncur berbeban berat.

Acara tersebut juga akan menampilkan beberapa produk yang ingin diekspor China, termasuk AG600, pesawat amfibi terbesar di dunia, yang dirancang untuk melakukan peran pemadam kebakaran dan penyelamatan laut.

Wing Loong II, sebuah drone bersenjata yang mirip dengan MQ-9 Reaper Amerika, telah dijual ke beberapa negara termasuk Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Mesir dan Pakistan.

Serangkaian produk drone baru bernama Feihong, termasuk helikopter tak berawak, rudal, dan generasi baru drone siluman, juga akan memulai debutnya di pameran tersebut.

“Beijing bermaksud tidak hanya mendorong pesawat militer dan teknologi kedirgantaraan buatan lokal, tetapi juga kemampuannya untuk memenuhi hampir semua kebutuhan militer di luar sana,” kata Kelvin Wong, analis teknologi pertahanan.

Pesawat temput China. Foto: Taiwan News
Pesawat tempur China. Foto: Taiwan News

Dari sisi militer, China saat ini memang tengah dibuat terancam dengan koalisi AS. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu AS membentuk pakta baru bersama dengan Inggris dan Australia yang dinamakan AUKUS.

Dalam perjanjian pakta tersebut, disebutkan bahwa mereka akan menyediakan kapal selam bertenaga nuklir untuk Australia. Hal itu dilakukan diyakini untuk mengimbangi kekuatan China yang tengah bangkit di Indo-Pasifik.

Selain itu, belum lama ini juga koalisi Quad, yang terdiri dari AS, Australia, Jepang dan India melakukan pertemuan dan membahas ancaman yang datang China. Koalisi tersebut juga diyakini sebagai upaya untuk melawan kebangkitan China di Indo-Pasifik, khususnya di Laut China Selatan dan Taiwan.

“Ketika China menghadapi ancaman yang meningkat dari Barat, China perlu meningkatkan kemampuan industri militer, penerbangan, dan kedirgantaraannya,” kata Song Zhongping, mantan instruktur PLA pada teknologi rudal.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close