Trending

China ekonomi terkuat dunia, kenapa yang superpower Amerika?

Daftar Fortune 500 sudah keluar. Untuk pertama kalinya, jumlah perusahaan China masuk lebih banyak daripada perusahaan Amerika. China ekonomi terkuat dunia.

Top 10 bank terbesar dari tadinya 8 bank di Amerika. Sekarang?

Nomor satu ICBC – Industrial and Construction Bank of China. Nomor dua CBC – Construction Bank of China. Nomor tiga, ABC – Agriculture Bank of China. Nomor empat Bank of China. Nomor lima, HSBC – Hong Kong Shanghai Bank.

Ketika orang kaya kehilangan Rp500 triliun sepekan: Panik COVID-19

Nomor enam dari Amerika, JP Morgan. Selanjutnya dari Perancis, dll.

Mengapa China ekonomi terkuat dunia tapi tetap negara superpower Amerika?

Karena yang kaya adalah orang China Tiongkok, tapi mata uangnya US dollar.

Ibarat Anda nih Oei Tiong Ham terkaya seluruh Asia Tenggara, tapi mata uangnya Gulden Belanda. Jadi agregatnya ya tetap Gulden. Naik dan turunnya tergantung Belanda.

Seperti anak Anda beli HP, beli baju, dia belanja menggunakan MCC Mom’s Credit Card. Jadi semua yang dibelanjakan milik mom, ibunya.

Demikian semua ICBC, CBC, ABC dan BOC. Semua milik negara China tapi mata uangnya dalam US dollar.

Katakan nih, kalau dihitung, misalnya tidak disebut uang, katakan disebut, katakan handbag, jumlah terbanyak milik Tiongkok tapi barangnya Louis Vuitton, Prada, Hermes yang made in USA.

Jadi semua agregat hand bag tas bermerek dibeli Orang Tiongkok, mayoritas dibeli 80% orang tiongkok tapi Made in USA.

Ibarat jumlah pembeli Cadillac, Bentley, Lamborghini mayoritas dibeli orang Tiongkok tapi pabriknya made in USA. Sama saja dengan, maaf, anak anaknya adalah orang China tapi ayahnya dari Amerika.

Jadi Amerika ini ada dua spesies, spesies GDP negara Amerika adalah produktivitas negara Amerika tapi mata uangnya US dollar adalah digunakan oleh dunia.

Dunia sekarang berkembang di Asia, China, Vietnam, Thailand, India, Indonesia dll tetapi mata uangnya US dollar.

Dengan kata lain, Amerika ini seperti bandar segala jenis uang. Entah anda di Ethiopia, Zimwabwe, Portugal, UAE, Saudi Arabia atau di Iran, Iraq, Turki, Mesir, Mongolia, Tibet, Nepal, Tiongkok, Taiwan semua dihitung dengan dasar US dollar.

Jadi US dollar ini induknya seperti Queen Victoria zaman jadul, anak cucu menantunya raja di Russia, Perancis, Portugal, dll semua anak cucu mantu Queen Victoria.

Oleh karena itu, anda tidak perlu khawatir. Bukan berarti Bank dimiliki China. Tidak. Mata uang US dollar itu dikuasai Federal Reserve yang asalnya adalah 5 bandar dunia. Mereka tidak ada tercatat di bank manapun. Karena seluruh green US dollar dicetak mereka.

Katakan disini, top terkaya Michael Hartono nomor dua keluarga Teguh Ganda Widjaya bersaudara tapi uangnya rupiah dicetak oleh BI. Berapa pun kekayaan mereka totalnya milik Bank Indonesia.

Goenardjoadi Goenawan: Indeks saham turun karena panik Covid-19. Foto: FB
Goenardjoadi Goenawan. Foto: FB

Beda yuan dan renminbi

Banyak orang tidak tahu apa bedanya yuan dan renmigbi. Itu mata uang Tiongkok. Sama. Bedanya secara mandarin disebut Ren-min-bi. Mata uang rakyat (Ren). Orang luar menyebut Yuan.

Nah, yuan ini bedanya dengan rupiah yang menganut devisa bebas, yuan adalah devisa terbatas. Artinya perdagangan US dollar hanya keperluan ekspor.

Misalnya Dolar Amerika Serikat sama dengan 7,10 yuan Tiongkok. Anda ekspor barang harganya 700 yuan dikonversi menjadi $100. TAPI ketika Anda terima transfer, Anda terima 700 yuan. Tidak ada peredaran US dolar di dalam negeri.

Dolar naik atau turun ya seluruh pedagang Tiongkok tidak paham. Seperti Anda tidak paham uang riyal. Karena itu untuk umrah. Di dalam negeri Anda tidak paham.

Jadi, bila Anda pikir, mata uang US dollar setara poundsterling, atau yuan, tidak benar. Yuan, pounsterling dan seluruh perdagangan agregat dunia itu dalam US dollar.

Mata uang itu mirip anda masuk Macau uang dollar Anda ditukar coin plastik. Begitu keluar pakai US dolar. Jadi yang berlaku bukan coin Macau.

Ir. Goenarjoadi Goenawan, MM.

Pernah menjabat vice president director Lotteria. Kini menjadi motivator dan perencana keuangan. Menulis belasan buku populerdi antaranya Money Intelligent, New Money, Rahasia Kaya: Jangan Cintai Uang.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close