Hot

Coki Pardede kagum sama pelaku pelecehan seksual: Gue nikmatin karya

Coki Pardede adalah seorang komika Indonesia yang turut memberikan suara terkait beberapa nama besar yang pernah terlibat skandal seks. Ia menuliskan hal tersebut melalui cuitan akun Twitternya.

Ia mengatakan bahwa dirinya paling malas dengan para moralis dan orang bijak yang ikut berkomentar dadakan.

“Yang paling bikin males dari drama ‘speak up’ ini. Ini adalah para ‘moralis’ dan ‘orang bijak’ dadakan yang hadir dgn kata kata mutiara,” tulis Coki 10 Juni 2021.

Secara pribadi, dirinya tidak pernah masalah jika ada public figure yang terkena masalah berkaitan dengan moral. Sebab, dirinya menikmati karya orang tersebut bukan teladan moralnya.

“Nah gw ga pernah masalah kalo ada public figure yg kena masalah yg kaitan nya ranah moral. Org dari dulu gw nikmatin karyanya bukan teladan moral nya,” jelasnya.

Coki Pardede. Foto: Instagram @cokipardede666
Coki Pardede. Foto: Instagram @cokipardede666

Menurutnya pelecehan seksual memang hal yang serius.

“Bukan maksud nya menyepelekan kesalahan yg di tuduhkan ya. Pelecehan seksual itu hal serius apa lagi kalo terbukti,” terangnya.

Hanya saja, setiap orang punya aibnya sendiri. Jadi kenapa pada heboh dan mengutuk orang yang aibnya kebongkar.

“Kebanyakan orang orang di Twitter cuma bisa mengutuk, aib orang lain yg kebongkar. Tanpa sadar bahwa mereka juga punya aib nya yg tersimpan di lemarinya. Seolah olah kalo mengutuk aib org lain, aib nya sendiri jadi ilang. Lucu lucu lucu,” tambahnya.

Menariknya, komika tersebut menyebut beberapa nama besar yang pernah terlibat skandal seks, namun memiliki pencapaian yang begitu besar.

“Tapi sukak apa enggak. Biasanya public figur yg kena kasus Pelecehan Sexual atau skandal seks itu rata-rata bakatnya luar biasa lho atau pencapaiannya gokil,” kicaunya di Twitter.

“Harvey weinstein, Bill Cosby, Bill Clinton, Tiger wood, Arnold Schwarzenegger Dll. Yg ga bisa di sebut satu satu,” lanjutnya.

Ia juga mengatakan bahwa mereka memiliki nama besar karena pencapaiannya. Jika tidak, ya hanya orang mesum saja.

“Padahal kalo gak terkenal mereka cuma jadi mas-mas mesum doang. Yg di beberapa kasus di tangkep polisi,” paparnya.

Oleh karena itu, ia mengaku tetap bisa menghargai karya mereka. Menurutnya masalah moral dan karya adalah dua hal yang berbeda.

“Dari awal gw menikmati org2 ini dari konteks Konten kreator dan karya. Gw TENTU ga setuju ama perbuatannya. gw gak bilang itu bener, TAPI mau sebejat bejat nya moral dia, FAKTA kalo karya nya bagus ya, bagus aja,” tegas Coki.

Namun, ia juga mengatakan bahwa ketenaran seharusnya bukan untuk orang-orang pelaku pelecehan seksual.

“Tapi emang Ketenaran ini gak adil buat orang kayak mereka. Ekspektasi org buat mereka kena judgement Keras dan cenderung gak proporsional. Gak dikasih benefit of the doubt,” pungkasnya.

Coki Pardede. Foto: Instagram @cokipardede666
Coki Pardede. Foto: Instagram @cokipardede666

Pria yang suka melontarkan deep jokes ini mengatakan jika harus menilai seimbang untuk kasus-kasus pelecehan seksual yang terjadi.

Respons warganet

Setelah Gofar Hilman dituduh melakukan pelecehan seksual, tindakan tidak terpuji itu ramai dibahas warganet. Salah satu yang ikut bersuara adalah Coki Pardede. Namun sayang, cuitan Coki ini menjadi kontroversi dan menuai kritikan pedas dari warganet.

“Kalau pakai logika lu, Hitler meskipun membantai Yahudi, sumbangannya terhadap pembangunan militer Jerman jg ga bisa diangkal. Jadi seharusnya Hitler hanya cukup dikagumi dari skillnya membangun militer Jerman, gitu?,” komen @fadil_hs.

“Gw ga paham lagi asli. Sumpah. Najis banget mentok,” komen @bapaknyarico.

“Coki tol** Pardede,” komen @misbahhuddinmd.

“Apakah Coki bilang Gofar benar? Tidak. Apakah Coki bilang sexual assault benar? Tidak. The way he stated the tweet makes people think he support sexual assault, imo he is just saying we can still like someone’s creation even tho we don’t like them as a person,” komen @martinuss6103.

“Gak bisa gitu Coki.. public figurnya bejat otomatis karyanya juga bejat. Contoh: Gofar itu bejat ya karyanya juga harus bejat seperti ngobam Didi Kempot harus kita anggap bejat juga.. paham???,” komen akun @larachyntia.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close