Hobi

Kejamnya negara ini, Copot kaca spion bisa gugurkan garansi kendaraan

Secara fungsi kaca spion menjadi salah satu perangkat pabrikan pada kendaraan yang fungsinya memantau kondisi di belakang kendaraan. Di negara ini para pemilik kendaraan yang copot kaca spion justru akan mendapatkan sanksi berupa gugurnya garansi kendaraan.

Kebijakan sanksi hukum berupa denda yang diberikan kepada pemilik kendaraan yang sering menyopot kaca spion, membuat pengadilan meminta kepada para produsen untuk ikut bekerjasama dalam menerapkan peraturan tersebut.

Salah satu pengadilan tertua dan paling dihormati di India, mengarahkan komisaris transportasi Tamil Nadu untuk meminta produsen dan dealer mobil dan sepeda motor untuk memasukkan klausul dalam kebijakan garansi kendaraan yang menyatakan pencabutan garansi tersebut.

Spion sepeda motor
Spion sepeda motor Foto: Hops.id

Copot kaca spion kendaraan garansi hilang

Melalui klausul pengajuan dari pengadilan, produsen kendaraan baik motor maupun mobil di India secara tegas akan mencabut pemberian garansi kendaraan yang masih dalam tanggung jawab produsen. Dengan demikian pelanggar yang mencopot spion tidak akan mendapatkan penggantian garansi jika kendaraannya terjadi sesuatu.

Hakim Agung Sanjib Banerjee dan Hakim Senthilkumar Ramamoorthy dikutip dari Rushlane, membahas rekomendasi tersebut dan menyatakan bahwa, selain merevisi kebijakan garansi kendaraan, perlu untuk memastikan bahwa semua dealer menjual kendaraan mereka dengan kaca spion di awal. tempat. Selain itu, dealer harus menyarankan pembeli kendaraan mereka untuk selalu memasang kaca spion.

spion sepeda motor
Spion sepeda motor Foto: Hops.id

Trend modifikasi buntut banyak kendaraan lakukan pelanggaran

Salah satu penyebab tingginya pengendara mencopot kaca spion tak lepas dari modifikasi yang sering tidak melengkapi kendaraannya dengan kaca spion. Para pemilik kendaraan mencopot kaca spion agar motornya terlihat lebih ramping dan modis tanpa perangkat keamanan.

Meskipun tidak ada kebutuhan untuk kaca spion dalam skenario balap di sirkuit tertutup, itu adalah fitur keselamatan penting yang harus dimiliki semua sepeda dan kendaraan di jalan. Faktanya, di sebagian besar negara, memiliki cermin semacam itu merupakan persyaratan legalitas jalanan.

Kemacetan saat PSBB Depok di Jalan Raya Sawangan, Sabtu (16/5/2020). Foto: Antara
Kemacetan saat PSBB Depok di Jalan Raya Sawangan, Sabtu (16/5/2020). Foto: Antara

Karena menjamurnya modifikasi ini di kalangan pengendara roda dua di India, permohonan dikeluarkan oleh advokat Ramkumar Adityan agar pihak berwenang memberikan denda kepada pengendara yang melepas kaca spion mereka.

Logika di balik permohonan itu, jelas, berkendara tanpa kaca spion menimbulkan ancaman tidak hanya bagi keselamatan pengendara dan penumpang, tetapi juga bagi pengguna jalan lain seperti pengemudi mobil dan pejalan kaki. Dia menambahkan, sebagian besar pengendara sepeda motor dan skuter tidak menyadari bahwa berkendara tanpa kaca spion adalah pelanggaran lalu lintas.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close