Trending

Video viral pria tak percaya Covid, nekat mau sentuh jenazah pasien positif virus corona, berakhir diciduk polisi

Tak sedikit orang yang masih saja tak percaya atas virus corona meski sudah banyak korban yang wafat karena virus asal Wuhan, China ini. Termasuk juga seorang pria yang baru-baru ini viral di media sosial lantaran tak mempercayai adanya virus corona. Dia bahkan bertekad akan menyentuh secara langsung jenazah pasien yang meninggal karena Covid-19.

Video ini salah satunya diunggah di akun Instagram @infodepok_id. Pria yang diketahui bernama Asep Sakamullah (32) ini tinggal di Kabupaten Kuningan.

Dalam video berdurasi 1 menit 50 detik itu, pria tersebut mengutarakan tidak mempercayai adanya Covid-19. Bahkan dirinya siap melakukan eksperimen dengan menyentuh jenazah yang positif. Meski aksi nekatnya itu tentu dapat membahayakan nyawanya.

“Sekalipun ada Covid, bahkan ada orang yang meninggal karena Covid, saya mau eksperimen. Saya mau pegang mayat itu. Kalau dua hari saya meninggal, benar Covid itu ada,” kata Asep seperti dilihat Hops.id, di akun Instagram @infodepok_id, Minggu (20/6/2021).

“Kaitan masalah Covid, saya pribadi tidak ada maksud memprovokasi. Ini penilaian saya pribadi. Saya punya penilaian, tidak ada namanya Covid,” ujar Asep.

Menurut alasan pria yang tidak percaya Covid-19 karena murni dari lubuk hatinya. Bahkan pria ini berujar tidak disuruh oleh siapa pun dalam mengutarakan ketidakpercayaannya pada Covid-19.

“Punten pisan saya tidak percaya adanya Covid. Ini adalah bentuk apa yang ada di isi hati saya. Saya tidak percaya Covid, saya tidak mewakili siapa pun. Saya tidak disuruh, ini pribadi dari hati saya. Sekian dari saya,” kata Asep.

Diakhir video itu, nampak pihak kepolisian setempat mendatangi sebuah bengkel dan langsung membawa pria yang tidak percaya Covid-19 ke kantor guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut mengenai videonya yang kadung viral.

Diamankan polisi

Setelah video tersebut beredar viral, Asep kemudian didatangi aparat kepolisan. Kapolsek Ciwaru Iptu Nurjani mengatakan, penangkapan dilakukan akibat muncul video heboh yang di lakukan pria tersebut.

Setelah ditelusuri, terungkap ternyata pembuat video itu adalah seorang warga di Kecamatan Ciwaru.

Pria dalam video viral yang tak percaya Covid-19 akhirnya minta maaf setelah diamankan aparat kepolisian. Foto: Instagram @infodepok_id
Pria dalam video viral yang tak percaya Covid-19 akhirnya minta maaf setelah diamankan aparat kepolisian. Foto: Instagram @infodepok_id

“Awalnya kami menerima informasi terkait viralnya video itu yang dibuat salah satu warga Ciwaru. Kami langsung mencari keberadaan pria tersebut dan baru diamankan hari ini,” kata Nurjani.

Kapolsek Ciwaru menyebut jika ucapan pria tersebut dianggap dapat memprovokasi masyarakat luas. Di samping itu, banyak tenaga kesehatan yang tidak terima dengan pernyataan Asep.Tak ayal, banyak informasi masuk dan minta izin untuk melakukan penangkapan Asep Sakamullah.

Ngaku depresi

Dari pengakuan Asep, dirinya membuat video tersebut lantaran dia merasa depresi.

“Saya Sakam yang saat ini tinggal di Ciwaru, saya mau minta maaf apa yang saya ucapkan di video. Saya sadar ada yang tersakit hatinya dengan pernyataan saya terutama Satgas Covid dan jarannya. Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya. Teman-teman jangan seperti saya. Interaksi dengan media sosial ya sebijak mungkin,” papar Asep dalam video berikutnya masih dilihat di akun Instagram @infodepok_id.

“Saya depresi dengan keadaan, pertama dari usaha saya, penghasilan,” kata Asep seperti dilansir dari tribunnews.com.

“Depresi bener-bener depresi banget.”

Kini, Asep mengaku menyesal dengan perbuatannya itu. “Penyesalan ada karena manusiawi, ada yang saya tinggalkan, yaitu keluarga, jadi saya menyesal,” ujar Asep.

Dirinya juga mengaku sudah menyangka jika viralnya video itu berujung pada penangkapan.

“Saya yakin pasti bakal seperti ini,” tutur Asep.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close