Fit

Daftar rumus Excel paling banyak dicari: Bikin kerjaan kamu jadi lebih mudah

Ada 10 rumus Excel dasar yang banyak digunakan di setiap lembar kerja.

Salah satu software yang wajib digunakan dalam banyak bidang di seluruh dunia adalah Excel. Jenis software software spreadsheet ini di gunakan setiap lini bidang misalnya keuangan, industri, statistik hingga penelitian.

Mungkin banyak software lain yang bermunculan, namun poppularitas excel tetap tak tersaingi. Bahkan Excel jadi standar di dunia.

Baca juga: Kuyhaa dan Bagas31 situs illegal, ini daftar situs legal patut dicoba

Meski demikian namun ternyata tidak semua mampu menguasai software ini. Apalagi Ecxel sering melakukan pembaruan, sehingga harus diupdate terus menerus.

Mengenal fungsi Excel

Seperti yang banyak diketahui, Excel punya fungsi utama mengelola data dan teks. Software ini juga mampu membuat diagram dan grafik, otomatisasi pekerjaan dengan menggunakan Macro, hingga bahasa pemrograman Visual Baisc for Application (VBA).

Logo Excel
Logo Excel Foto: Istimewa

Meski sering diupgrade, namun ada beberapa rumus yang tak lekang dimakan zaman. Di sisi lain rumus tersebut juga kerap disebut sebagai kuncian ketika kamu mencoba menyusun data dengan excel.

Biar lebih ‘jago’ berikut ini rumus excel yang wajib kamu kuasai. Dilansir laman Corporate Finance Institute berikut ini 10 rumus Excel paling dasar yang wajib kamu kuasai.

Baca juga: Pembelajaran jarak jauh, G-Labs gunakan sistem mandiri

MATCH.

Syntax: =MATCH(lookup_value, lookup_array, [match_type]

Kegunaan dari fungsi MATCH adalah untuk mencari suatu nilai tertentu pada range, list atau tabel, untuk kemudian mengembalikan (menghasilkan atau menampilkan) posisi relatif nilai tersebut di range, list atau tabel tersebut. Output dari fungsi ini adalah berupa nomor urutan nilai yang dicari. Misalnya ada urutan nama Fafa, Nana, Rara, maka posisi relatif atau urutan Rara ada di nomor 3.

INDEX.

Syntax: =INDEX(array, row_num, [column_num])

Kegunaan fungsi INDEX adalah untuk mengambil atau menghasilkan sebuah nilai dari range atau tabel. Dengan kata lain, fungsi ini akan mengambil suatu nilai tertentu di range atau tabel sesuai yang kita inginkan. Sebagai contoh, jika kita ingin mengambil nilai “Sawi” dari list kolom sayuran {“Tomat”,”Sawi”,”Bayam”}, kita bisa melakukannya dengan fungsi INDEX dengan cara mengindex lokasi nilai yang kita inginkan. Pada contoh di atas, nilai “Sawi” terletak atau berada pada kolom ke-2.

SUM.

Syntax: =SUM(number1,[number2],…)

Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan data-data di cell. Fungsi SUM bisa digunakan untuk menambahkan data per cell, data dalam satu range, maupun data dalam beberapa range sekaligus.

LOOKUP.

Syntax: =LOOKUP(lookup_value,array)

Fungsi LOOKUP digunakan untuk mencari sebuah nilai data pada suatu kolom maupun suatu row. Fungsi LOOKUP ini sebenaranya sudah jarang digunakan dan sudah beralih ke fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP.

IF.

Syntax: =IF(logical_test,[value_if_true],[value_if_false])

Fungsi IF digunakan untuk mengembalikan atau menampilkan suatu nilai jika sebuah kondisi atau pernyataan bernilai BENAR, dan menampilkan nilai lain jika kondisi atau pernyataan bernilai SALAH. Fungsi IF juga bisa digunakan untuk banyak kondisi dengan cara menggabungkan beberapa fungsi IF sekaligus atau yang disebut dengan IF bersarang (fungsi IF di dalam IF). Fungsi IF bisa digunakan secara bersama sampai dengan 64 fungsi IF.

VLOOKUP.

Syntax: =VLOOKUP(lookup_value, table_array, col_index_num, [range_lookup])

Fungsi VLOOKUP digunakan untuk mencari suatu nilai data pada sebuah range atau tabel, kemudian setelah nilai tersebut ditemukan, akan memanggil atau menampilkan nilai di kolom yang lain dari tabel tersebut berdasarkan urutan kolom (index kolom) yang diinginkan. Salah satu contoh penggunaannya adalah untuk menampilkan nomor telpon dari tabel data base nasabah.

CHOOSE.

Syntax: =CHOOSE(index_num, value1, [value2], …)

Fungsi CHOOSE digunakan untuk memilih dan menampilkan satu nilai pada sekumpulan atau satu list nilai. Fungsi CHOOSE bisa digunakan untuk memilih 1 nilai dari sampai dengan 254 nilai berdasarkan nomor index. Sebagai contoh, jika nilai1 sampai dengan nilai7 adalah nama-nama hari dalam seminggu, fungsi CHOOSE akan menampilkan salah satu hari jika kita menggunakan nomor index 1-7.

DATE.

Sytax: =DATE(year,month,date)

Fungsi DATE digunakan untuk menampilkan nomor seri sekuensial yang merepresentasikan suatu tanggal tertentu. Fungsi ini sangat berguna jika kita menemukan kondisi dimana tahun, bulan dan tanggal ada pada cell terpisah.

DAYS.

Syntax: =DAYS(end_date, star_date)

Fungsi DAYS digunakan untuk menghitung jumlah hari di antara dua tanggal. Fungsi ini antara lain bisa digunakan untuk melakukan hitung mundur (count down) event tertentu, atau mengetahui masa kedaluwarsa suatu bahan makanan.

FIND.

Syntax: =FIND(find_text, within_text, [start_num])

Fungsi FIND ini digunakan untuk menemukan suatu teks atau potongan teks (string) tertentu pada sebuah cell yang berisi teks yang panjang. Jika sebuah string ditemukan pada sebuah teks, fungsi ini akan menampilkan posisi atau urutan karakter pertama string tersebut. Sebagai contoh, jika kita mencari string “ant” pada kata “aku ganteng”, fungsi FIND akan menghasilkan nilai 6, karena huruf a pada string “ant” ada pada posisi urutan karakter ke-6. Perlu dicatat bahwa fungsi FIND bersifat Case Sensitive dimana string “ant” tidak sama dengan “Ant”.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close