Hobi

Dampak pajak 0 persen, diler mobil bekas bakal susah jualan Avanza cs

Rencana penerapan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) yang rencananya akan diberlakukan pemerintah dalam waktu dekat akan berdampak ke penjualan mobil bekas. Bahkan pajak 0 persen dari PPnBM tersebut akan berpengaruh langsung ke pengusaha diler mobil bekas yang akan sulit jualan mobil kelas bawah.

Hal tersebut diutarakan langsung pengamat otomotif Bebin Djuana yang menjelaskan jika dampak terbesar yang terjadi saat penerpaan PPnBM yakni adanya kesulitan bagi pengusaha diler mobil bekas. Diprediksi kondisi tersebut justru akan memukul para pedagang mobkas di Indonesia nantinya.

Harga mobil baru yang mendapatkan keringan pajak dari potongan PPnBM belakangan ini telah menjadi daya tarik bagi konsumen untuk menanti penerapan pajak 0 persen yang akan diterapkan pemerintah sehingga secara langsung dapat mengganggu pedagang mobil bekas.

Baca Lainnya

  • Ilustrasi mobil bekas
    Ilustrasi mobil bekas Foto: ist

    “Harga mobil baru yang akan mendapat insentif pajak, menjadi daya tarik bagi konsumen dan tidak menutup kemungkinan konsumen mobil bekas bisa beralih ke mobil baru,” ungkap Bebin kepada Hops.id di Jakarta.

    Pajak 0 persen pengaruhi pasar mobil bekas

    Dari beberapa persyaratan yang telah dirancang pemerintah, pemberian pajak akan diberikan kepada kendaraan dengan tiga klasifikasi diantaranya mobil dibawah 1.5 liter, berpenggerak 4×2 dan memiliki komponen lokal 70 persen.

    Dengan tiga syarat tersebut, Bebin menilai merupakan model kendaraan dengankelas menengah kebawah yang pangsa pasarnya cukup besar. Adanya kebijakan pajak 0 persen melalui PPnBM dengan pemberian tiga tahapan insentif selama tiga bulan berpengaruh pada harga mobil.

    Diler Auto2000 premium
    Salah satu diler Auto2000 termewah di Jakarta Foto: mufrod/Hops.id

    Karenanya dengan penurunan harga tersebut, akan berdampak langsung pada pasar mobil bekas khususnya kelas menengah ke bawah seperti model Avanza, Xpander, Ertiga, Honda Brio di pasar mobil bekas.

    Bebin juga menjelaskan jika dirinya berani memprediksi pasar mobil bekas berdasar sumber dari pedagang mobkas jika kondisi pasar kendaraan bekas model menengah kebawah akan terkena dampak langsung.

    Mobil andalan pedagang mobkas

    Akibat dampak pajak 0 persen dari PPnBM, model kendaraan bekas yang terkena dampak tidak akan lagi menjadi andalan penjualan pedagang mobkas. Karenanya beberapa pedagang hanya akan bisa mengandalkan model mobil menengah ke atas.

    Mobil bekas LCGC saat ini beberapa modelnya ditawarkan dengan harga yang cukup terjangkau dan patut menjadi rekomendasi bagi konsumen.
    Mobil bekas LCGC saat ini beberapa modelnya ditawarkan dengan harga yang cukup terjangkau dan patut menjadi rekomendasi bagi konsumen Foto: Antara

    “Kita prediksi pedagang mobkas nantinya hanya akan bertahan dengan model kendaraan menengah ke atas atau mobil yang harganya kisaran Rp300 juta-an,” tutup Bebin.

    loading...
    Topik

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Back to top button
    Close