Sport

Daniele Rugani bek Juventus positif corona, liga Eropa di ujung tanduk

Di luar China, Italia menjadi negara terparah kedua di dunia yang terimbas virus corona. Penyebaran COVID-19 di Italia tergolong massif. Ada 12 ribu lebih kasus virus corona di sana. salah satunya penderitanya adalah atlet sepakbola, Daniel Rugani. Sang bek Juventus positif corona.

Hasil tes pemain Juventus positif corona itu diumumkan pada Rabu, 11 Maret 2020. Daniel menjadi atlet pertama di Italia yang terinfeksi COVID-19, dilansir dari the New York Times, Kamis 12 Maret 2020.

Dalam pernyataannya, tim bilang kalau Daniele ‘saat ini tidak menunjukkan gejala’. Tapi Juventus mengikuti prosedur isolasi untuk Daniele dan siapa saja yang telah membuat kontak dengannya.

Daniele bukan pemain sepakbola pertama di Eropa yang positif COVID-19. Hannover 96, tim asal Jerman mengonfirmasi kalau salah satu pemainnya telah dites corona dan hasilnya positif. Si pemain kini juga sedang berada dalam isolasi. Efeknya bagi Juventus dan persepakbolaan Eropa bisa jauh lebih parah.

Baca juga: Selain Daniel Radcliffe, 2 seleb ini kabarnya juga idap virus corona

Bikin ketar-ketir banyak tim

Daniele enggak turun ke lapangan saat Juventus melawan Inter Milan dalam pertandingan tertutup, hari Minggu lalu. Dengan hasil tes virus corona yang positif, artinya dia, rekan satu tim, pelatih serta staf lain harus dikarantian selama 14 hari. Hampir mustahil bagi Juventus untuk tetap berlaga dalam liga Champion. Bukan cuma Juventus yang kena imbasnya, seluruh tim Inter bisa jadi harus dikarantina juga.

Sepakbola Italia sudah dalam kondisi kritis. Meski Juventus diperbolehkan berlaga dalam liga Champion, pertandingan harus digelar tanpa penonton. Italia juga sudah melarang semua acara olahraga sampai tanggal 3 April 2020 dalam kondisi negara yang lockdown.

Dengan belasan ribu kasus COVID-19 serta lebih dari 800 korban jiwa, Italia dalam kondisi genting. Di bidang olahraga, seluruh kegiatan termasuk Liga Italia Serie A sementara dihentikan sampai awal April. Hal itu dilakukan untuk mencegah risiko penyebaran yang lebih luas. Karena biasanya, acara olahraga dihadiri banyak orang.

Daniele Rugani positif COVID-19. Photo: Instagram @ daniruga

Kasus Daniele memberi dampak luas untuk lebih banyak tim sepakbola. Para tim lawan yang bertanding dengan Juventus dalam beberapa pekan sudah diinfokan soal kondisi Daniele. Daniele sempat bertanding melawan Brescia pada 16 Februari 2020. Dia juga turun dalam laga versus Spal di 22 Februari 2020. Dia menjadi pemain cadangan dalam laga melawan Lyon dan Inter Milan.

Pertandingan Inter melawan klub Spanyol, Getafe yang seharusnya berlangsung pada minggu ini sudah ditunda. Pasalnya, pemerintah Spanyol melarang tim Italia memasuki negaranya. Di Inggris, pertandingan Manchester City Vs Arsenal dibatalkan setelah pemilik tim Olympianos asal Yunani, Evangelos Marinakis positif mengidap virus corona. Klub milik Evangelos baru saja kontra Arsenal bulan lalu.

Jadwal tanding diprediksi berubah

Dengan kasus virus corona yang bikin kacau jadwal liga Eropa, penyelenggara memikirkan cara untuk menyelesaikan pertandingan musim ini. Mereka juga akan mempertimbangkan tim mana yang boleh berlaga, mana yang tidak.

Kondisi ini bisa jadi membuat pertandingan digelar di akhir pekan, hal yang ditentang oleh liga domestik. Mereka ingin, akhir pekan menjadi waktu luang tanpa pertandingan. “Kami akan terus ‘melindungi’ akhir pekan kamu,” kata Wakil Sekretaris Jendral Liga Eropa, Alberto Colombo. Mereka keukeuh akhir pekan bebas tugas ketika UEFA dan beberapa klub papan atas memberi ide pertandingan di akhir pekan. “Kami tidak akan mengizinkan kompetisi klub Eropa berlangsung di akhir pekan,” katanya. Tapi kini, apa pun bisa terjadi.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close