Trending

Danu ketahuan bohong? Jejak digital Kapolres Subang bukti kuatnya

Salah satu saksi kasus pembunuhan Subang beberapa waktu terakhir memberi kesaksian mengejutkan. Dia adalah Muhammad Ramdanu alias Danu yang menyatakan diminta oleh oknum Polisi Subang untuk membantu sejumlah hal.

Maka itu, dia seolah memberi pesan kalau wajar jika ditemukan jejak sidik jarinya di TKP. Termasuk penemuan puntung rokok yang dihisapnya. Hal itu setidaknya disampaikan Danu di saluran Youtube Misteri Mbak Suci pada 11 Oktober 2021 lalu.

Muslima Fest

Ungkapannya juga sekaligus menyebut kalau pengambilan sampel sidik jari baru dilakukan keesokan harinya, yakni Kamis 19 Agustus 2021. Padahal, ada bukti kuat kalau pengambilan bukti-bukti dan sidik jari dilakukan pada 18 Agustus 2021.

“Ini mengenai Danu yang bilang, intinya tanggal 19 Agustus 2021, atau sehari setelah kejadian diminta oknum Polisi Subang untuk benerin lampu dan kabel.”

“Bahkan dia juga diminta membersihkan kamar mandi, lokasi krusial bahwa korban sempat dimandikan dan dibersihkan,” kata Anjas di Thailand, Youtuber yang fokus menganalisa kasus ini, dikutip Senin 18 Oktober 2021.

Kapolres Subang, AKBP Sumarni
Kapolres Subang, AKBP Sumarni. Foto Instagram @sumarni_akbp

Danu berbohong di kasus Subang?

Sementara di sisi lain, jejak digital tak bisa dibohongi, lantaran Kapolres Subang AKBP Sumarni menyatakan kalau semua proses olah TKP sampai pengambilan sampel sidik jari dan beberapa bukti lainnya oleh saksi-saksi dilakukan di hari yang sama saat penemuan jasad.

Lalu apakah wajar ada sidik jari Danu, DNA, dan puntung rokoknya? “Aku enggak bilang Danu bohong, mungkin dia benar. Tetapi enggak mungkin kalau Polisi baru ambil sampel setelah tanggal 18 Agustus. Sebab sidik jari sendiri akan hilang di sebuah benda, kalau usianya sudah lebih dari 5-6 jam, jika diletakkan di kondisi tertentu,” katanya.

Keanehan selanjutnya, Danu mengaku memang sempat merokok di TKP. Tetapi dia mengaku puntung rokok dibuang di halaman rumah. Menjadi menarik, karena Polisi justru menemukan jejak DNA Danu di dalam rumah, melalui puntung rokoknya.

CCTV penampakan Avanza dan NMax diduga terkait pembunuhan Subang
CCTV penampakan Avanza dan NMax diduga terkait pembunuhan Subang. Foto tvOnenews.com

“Banyak memang publik yang bilang, enggak mungkin Danu pelakunya, karena dia lugu. Tetapi memang itu sejauh ini opini yang tercipta. Tapi kalau ada pertanyaan, apa mungkin Polisi ambil sampel baru setelah 18. Menurut saya 99 persen enggak mungkin, mereka profesional,” katanya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close