Fit

Benarkah daun bidara bisa jadi obat tidur alami? Ini penelitiannya

Daun Bidara kerap di kenal di masyarakat sebagai salah satu herbal yang bisa mengatasi beberapa jenis penyakit. Hal itu diyakini masyarakat secara turun temurun. Bidara dikenal dengan bahasa latin Ziziphus Mauritiana. Jika dilihat sekilas daun ini berasal dari pohon yang tampilannya terlihat kecil.

Meski demikian, pohon ini menghasilkan buah dan daun yang berkhasiat bagi kesehatan. Salah satu contoh manfaat kesehatan yang diyakini misalnya mampu meningkatkan massa otot, berat badan hingga sebagai obat penenang.

Dilansir laman Web MB, tanaman bidara bisa mengatasi dabetes, kolesterol tinggi hingga kadar lemak dalam darah. Sama seperti buahnya, daun bidara juga memiliki khasiat mengatasi insomnia.

Buah dan daun tersebut diketahui juga menurunkan kadar gula darah dan dalam beberapa produk, ekstraknya digunakan sebagai obat tidur.

Buah Bidara foto: Istimewa
Buah Bidara foto: Istimewa

Manfaat baik dalam produk kosmetik

Belakangan daun bidara juga diyakini punya dampak baik bagi kulit. Sehingga banyak perusahaan kosmetik yang menggunakan ekstrak bidara dalam produknya.

Untuk kesehatan kulit, daun bidara bisa digunakanuntuk mengatasi gatal, kulit kering, luka hingga bisul.

Daun bidara juga diyakini punya sifat anti-inflamasi dan anti-bakteri. Itu artinya, senyawa fitotropika dalam tanaman bidara ini bisa mengatasi kulit berjerawat, menenangkan kulit yang radang hingga melembapkan kulit.

Ekstrak bidara juga umumnya ditambahkan ke dalam produk anti aging, yang umumnya dialami wanita paruh baya yang kelembapan kulitnya mulai menurun.

Penelitian yang terbatas

Meski mampu mengatasi beberapa kondisi penyakit, hingga bahkan diyakini bisa jadi obat tidur alami, namun sayangnya penelitian yang mendukung temuan itu masih minim.

Sehingga sulit untuk direalisasikan menjadi sebuah produk. Namun, ada beberapa penelitian yang sudah dilakukan terkait tanaman bidara ini. Dilansir berbagai sumber berikut ini penelitiannya.

Atasi kecemasan

Journal of Ethnopharmacology pada tahun 2000 menyebut bahwa bidara memiliki harapan untuk mengobati kecemasan.

Namun penelitian ini belum uji klinis dan baru melalui serangkaian tes pada tikus, penulis studi mengamati bahwa senyawa yang diekstraksi dari bidara ada kemungkinan memiliki efek sedatif. Namun, manfaat ini pada manusia belum dikonfirmasi.

Daun Bidara foto: Istimewa
Bidara foto: Istimewa

Mengendalikan Diabetes

Bidara dapat membantu mengendalikan diabetes. Namun lagi-lagi penelitiannya masih dilakukan kepada tikus.

Sebuah studi berbasis tikus yang diterbitkan dalam Pharmaceutical Biology pada tahun 2010, menetapkan bahwa Ziziphus mauritiana dapat membantu mengelola diabetes dengan mengatur kadar gula darah.

Berpotensi sebagai obat antikanker

Sebuah laporan tahun 2015 yang terbit dalam Pharmacognosy Review meneliti potensi aktivitas anti-kanker dari buah bidara.

Penulis penelitian menyimpulkan, bahwa senyawa bioaktif yang ada dalam buah (asam triterpen dan polisakarida) memiliki potensi melawan kanker pada berbagai lini sel kanker. Namun, masih diperlukan studi yang lebih banyak untuk menentukan apakah ada potensi yang sama pada manusia.

Nah, karena masih belum banyak bukti ilmiahnya, sebaiknya kamu lebih bijak jika ingin menggunakan khasiat tanaman bidara untuk kesehatan. Pasalnya jika kamu menggunakannya dengan dosis tinggi, kemungkinan akan menimbulkan efek samping yang buruk di tubuh kamu.

Apalagi kondisi masing-masing orang berbeda, dan tentu memiliki riwayat medis yang berbeda pula. Maka sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter sebelum mengonsumsi tanaman bidara.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close