Trending

Cerita Denny Siregar nyerah anak istri diteror: Ini sih bukan hidup lagi

Denny Siregar garang di media sosial menyampaikan ekspresi idenya. Gara-gara itu, dampaknya dia dan istri anak kena teror lho. Denny Siregar mengungkapkan sampai sekarang masih mengalami ancaman gitu. Pernah pula istri anaknya diteror selama sebulan lebih lho.

Dalam curhatnya, Denny Siregar mengaku sampai harus memasang CCTV dan akhirnya terpaksa mengungsikan anak istrinya supaya nggak jadi target teror gitu lho Sobat Hopers.

Denny Siregar nyerah diteror terus menerus

Denny Siregar, Ade Armando dan Eko Kunthadi
Denny Siregar, Ade Armando dan Eko Kunthadi di Kick Andy. Foto Kick Andi Metro TV

Denny Siregar mengungkapkan sampai saat ini terus menerus kena ancaman dampak dari penyampaian ekspresinya di media sosial. Keluarganya, anak dan istri sampai kena batu dari aksi Denny di media sosial lho Sobat Hopers.

Teror itu makin menjadi-jadi kala data pribadi Denny Siregar bocor ke publik, alamat rumahnya pun terumbar ke publik dan mulai itu rumahnya kedatangan teror terus menerus lho.

“Jadi selama sebulan lebih rumah saya didatangin banyak orang, teror betul-betul dalam bentuk pengiriman barang yang harus dibayar orang rumah. Kirimnya pun aneh-aneh (barangnya). Jadi bukan nilai barangnya tapi orangnya yang ngirim itu ngancam,” kata Denny Siregar soal diteror dalam Kick Andy Metro TV, dikutip Senin 21 Juni 2021.

Jadi orang yang ngirim barang ke rumah Denny itu menginterogasi anak istrinya. Mereka terus menerus bertanya nomor Denny Siregar yang baru berapa, ditanya posisi Denny di mana.

“Sehingga terjadi trauma di keluarga saya terutama, istri. Orang rumah terancam,” jelasnya.

Awalnya, kata Denny, anak istrinya sih mencoba bertahan dan menguatkan diri dengan segalam bentuk teror, atas konsekuensi apa yang dilakukan Denny di media sosial.

Lagian juga, Denny tinggal di perkampungan gitu, bukan di kompleks perumahan. Denny dan keluarga juga merasa tak ada masalah dengan lingkungan, mereka guyup dengan tetangga dan sekitar dan nggak pernah curiga gitu ke tetangga.

Namun demikian, mereka merasa teror datang dari luar. Makanya Denny putuskan ambil langkah pengawasan.

Misalnya keluarga Denny pasang CCTV dari ujung ke ujung gang untuk mengantisipasi teror yang datang. Tapi lama-lama lantaran terus terganggu, akhirnya Denny nyerah juga. Keluarga Denny merasa kemerdekaan mereka dirampas.

“Saya merasa ini bukan hidup lagi, ini sudah kemerdekaan lagi yang terpenjara. Saya tak ada masalah diancam tapi saya kan harus beri rasa aman bagi mereka, itu tanggung jawab saya sebagai ayah. Saya akhirnya pindahkan mereka ke suatu tempat sampai hari ini,” kata Denny.

Sadar ancaman

Denny Siregar. Foto: YouTube CokroTV
Denny Siregar. Foto: YouTube CokroTV

Denny mengaku sadar dengan konsekuensi penyampaiannya yang garang di media sosial. Keluarganya bisa terancam gitu.

Makanya dari dulu, Denny nggak pernah tuh posting keluarga anak istri di media sosal. Itu pantang baginya.

“Itu pengorbanan, saya tak mau keluarga dapat imbas yang saya lakukan,” katanya.

Namun setelah data pribadinya bocor, Denny jadi khawatir nasib anak istrinya. Apalagi kalau nanti mendekati momentum Pilpres, dia yakin teror dan ancaman makin tinggi ke keluarganya.

“Ketika terbongkar (data pribadi bocor), saya lihat ancaman ini semakin lama semakin nyata buat keluarga sehingga saya pikir harus saya amankan, sebentar lagi 2024. Politik kita akan makin keras dan saya akan disasar kelompok ini sehingga saya mau tak mau harus pindahkan mereka,” jelasnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close