Trending

Deretan kisah mistis di rumah Soeharto, angker bikin merinding

Salah satu tempat tinggal milik Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto di Solo, Jawa Tengah dikenal angker oleh sejumlah orang, bahkan terdapat pula kisah mistis di rumah yang hingga kini mendapat sebutan sebagai Ndalem Kalitan.

Hal itu dikisahkan langsung oleh seorang petugas yang ditugaskan untuk merawat sekaligus menjaga rumah milik mantan orang nomor satu RI tersebut.

Baca juga: Kisah pilu pengangkat jenazah G30S: Bikin 2 hari tak nafsu makan

Usut punya usut, ternyata nama Ndalem Kalitan diambil dari nama jalan yang terdapat persis di depan rumah itu, yakni Jalan Kalitan.

Nah terkait hal mistis yang kerap terjadi, konon katanya, bangunan berarsitektur khas rumah joglo ini ternyata dahulunya merupakan milik salah satu keluarga waris Mangkunegaran.

Rumah itu sendiri dibangun sekitar tahun 1789 oleh Paku Buwono X. Lalu, Paku Buwono X memberikan rumah tersebut kepada anaknya, yakni Ratu Alit.

Di dalam rumah itu, masih terawat dengan rapi tempat tidur milik Ratu Alit. Adapun Ratu alit merupakan ibu dari Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara II atau biasa disebut Mangkunegara II.

Namun, pada tahun 1966 rumah tersebut berhasil dibeli dan dimiliki oleh keluarga Kanjeng Pengeran Sumoharyomo, ayah Ibu Tien Soeharto.

Mantan Presiden RI Soeharto. Foto: tututsoeharto.id
Mantan Presiden RI Soeharto. Foto: tututsoeharto.id

Ketika diwawancara oleh Wartakotalive.com beberapa tahun silam, salah satu petugas yang berjaga dan merawat rumah tersebut bernama Toto. Ia pun mengisahkan sejumlah pengalaman aneh ketika berada di rumah itu.

Berikut deretan cerita kisah mistis di rumah Soeharto:

Kesulitan menebang sebuah pohon, potongan kayu besar masuk ke gergaji hingga diganti sampai 6 kali

Kala itu, Toto berniat memanggil jasa tukang tebang pohon lantaran batang-batang pada pohon di situ yang sudah terlihat tua dan sangat berisiko ambruk.

Tak lama kemudian, tukang jasa tebang itu tiba. Namun lantaran dinilai agak sombong, ketika menebang pohon mangga tiba-tiba sejumlah kejadian aneh muncul.

“Karena dia agak sombong, tiba-tiba mesinnya mati. Tidak bisa dipakai. Setelah dibongkar, ternyata di dalam mesin ada potongan kayu besar,” kata Toto.

Bahkan, hanya untuk membereskan batang-batang satu pohon saja, si penebang itu harus mengganti mata gergajinya yang dibuat rusak hingga sebanyak enam kali.

Pada dini hari, gamelan berbunyi sendiri

Ruangan Utama Dalem Kalitan. Foto: usemayjourney.wordpress.com
Ruangan Utama Dalem Kalitan. Foto: usemayjourney.wordpress.com

Sebagai orang jawa, di kediaman Soeharto, keluargnya memiliki seperangkat peralatan gamelan yang disimpan di dekat ruang depan.

Meski alat musik tradisional itu jarang dimainkan, terutama di waktu acara-acara tertentu. Toto menjelaskan bahwa, ketika memasuki dini hari, tepatnya pada pukul 02.00, gamelan tersebut sering berbunyi.

“Gamelan ini sering berbunyi sendiri, terutama sekitar jam 02:00 dini hari,” ujar Toto.

Petugas sering dipindahkan

Ketika sedang ada petugas lain yang berjaga, kata Toto, pernah suatu hari kejadian, petugas itu tertidur.

Anehnya, meski hanya tertidur sambil duduk sebentar saja, petugas tersebut tiba-tiba sudah berada di tempat lain ketika terbangun.

“Petugas yang tertidur, meski sambil duduk dan hanya sebentar, tiba-tiba setelah bangsung sudah berada di tempat lain,” ungkap Toto.

“Saya juga tidak tahu siapa yang kuat mengangkat petugas jaga yang tertidur itu,” sambungnya.

Ada burung tak sengaja tertembak, listrik langsung padam seharian

Nah peristiwa ini paling susah dimengerti oleh logika dan nalar manusia.

Kala itu, tepatnya pada sore hari, seorang petugas datang ke rumah Soeharto untuk memperbaiki sejumlah senjata yang ia miliki.

Mantan Presiden RI Soeharto. Foto: tututsoeharto.id
Mantan Presiden RI Soeharto. Foto: tututsoeharto.id

Usai memperbaiki, petugas itu kemudia mencobanya dengan menembak ke arah udara.

Tanpa sengaja, tiba-tiba peluru tersebut mengenai seekor burung gereja hingga mati. Seketika, sambungan listrik di rumah Soeharto padam bersamaan dengan tewasnya burung itu.

Petugas PLN pun sempat datang untuk memeriksa hingga malam hari. Sampai akhirnya, mereka mengaku menyerah dan tak mengetahui penyebab padamnya listrik di rumah Soeharto itu.

“Petugas PLN nyerah, akhirnya kami gelap gulita malam itu sampai hari berikutnya,” ujar Toto.

Hingga keesekoan harinya, tiba-tiba listrik di rumah itu menyala dengan sendirinya tanpa ada yang mencoba mengotak-atik instalasi listrik yang ada di sana.

Sering melihat makhluk astral

Selama berjaga di rumah milik Soeharto itu, Toto kerap diperlihatkan makhluk-makhluk astral, namun ia mewajarkan hal.

“Saya sangat sering melihat mahluk gaib di sini. Kejadiannya sudah berulang-ulang. Tapi saya diam saja karena ini kan memang rumah ratu,” imbuh Toto.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close