Fit

Dhena Devanka tendang dan pukul Ijonk, psikolog sebut alasan kuat wanita jadi pelaku KDRT

Ada bukti baru seputar kasus perceraian di rumah tangga artis Jonathan Frizzy (Ijonk) dan Dhena Devanka. Paman Ijonk akhirnya membeberkan bukti perlakuan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan Dhena.

Dalam unggahan itu, Benny membagikan empat foto sekaligus. Terlihat seorang wanita mengenakan pakaian bernuansa merah muda dan putih sedang memukul hingga menendang pria di depannya yang diduga Ijonk.

mendapat temuan itu publik lantas geger. Tak ada yang mengira bahwa perempuan bisa menjadi sosok pelaku KDRT.

Berkaca dari kasus tersebut, psikolog Rosdiana Setyaningrum menyebut bahwa KDRT memang tidak hanya bisa dilakukan oleh lelaki, karena pria dan wanita sama-sama bisa menjadi pelaku.

“Orang melakukan KDRT biasanya untuk menunjukkan power. Biasanya mereka adalah orang-orang yang tidak terlalu percaya diri sehingga penghargaan terhadap dirinya rendah. Dan ini berlaku bagi laki-laki maupun perempuan,” ujarnya dilansir laman Femina baru-baru ini.

Lebih lanjut psikolog yang akrap disapa Diana ini mengatakan pelaku KDRT punya dua kecenderungan sifat yaitu bisa jadi pemalu, pendiam, suka menarik diri, atau justru menjadi orang yang sombong dan arogan.

Nah, orang yang sombong dan arogan ini yang berpotensi menjadi pelaku KDRT. Di sisi lain pelaku KDRT juga bisa diakibatkan oleh trauma akibat kekerasan yang juga ia rasakan di masa kecil.

Dhena Devanka dan Jonathan Frizzy. Foto: Instagram
Dhena Devanka dan Jonathan Frizzy. Foto: Instagram

“Tetapi ada juga pasien saya yang menjadi pelaku KDRT meski tidak memiliki riwayat trauma kekerasan,” ungkap Diana.

Ia menambahkan, ada pula orang yang menjadi pelaku KDRT karena memiliki karakter psikopat atau sosiopat.

“Psikopat memang senang menyiksa orang lain, sedang sosiopat justru tidak punya empati sama sekali. Contohnya, sosiopat menikahi seseorang karena hartanya saja dan bisa berpisah dengan orang itu jika hartanya habis dan tidak merasakan apa-apa,” jelas Diana.

Meski ia secara langsung tidak mengomentari kasus Ijonk dan Dhena Devanka namun ia menyarankan pelaku dan korban harus segera menyudahi siklus KDRT.

“Pelaku KDRT biasanya juga senang menjalani siklus KDRT. Ia melakukan KDRT, meminta maaf, hubungan kembali normal, lalu ia melakukan KDRT lagi, minta maaf lagi, dan hubungan kembali normal lagi. Begitu seterusnya.”

“Saya sarankan maksimal satu tahun untuk memutuskan keluar dari rumah tangga yang telah terjadi KDRT. Lebih cepat lebih baik sebab jika siklus itu tidak dihentikan maka korban akan terus-menerus mendapatkan siksaan, baik fisik maupun psikis.”

Dugaan alasan Dhena Devanka lakukan KDRT

Sebelumnya Denny mengatakan ada dugaan kuat Dhena melakukan KDRT lantaran menuduh Ijonk berselingkuh yang belum ada buktinya.

“Ini sih bukan Atlit tapi Wonder Woman.:: Apapun alasan nya tidak boleh melakukan pemukulan, yg membuat saya menangis Ketika melihat video nya, betapa Anak saya diam tidak berkutik saat di hajar habis2an.. walau dengan alasan selingkuh yg tidak bisa dibuktikan , harus nya memperbaiki diri dan berbuat baik terhadap suami..,” tulis Benny Simanjuntak melansir Instagram pada Senin 27 September 2021.

Benny kemudian berharap agar Ijonk dan ibu tiga anak itu pisah dengan cara yang baik demi buah hati mereka. Sederet foto yang ia bagikan dalam akun Instagramnya itu merupakan bukti pembelaan Ijonk terhadap laporan KDRT yang dilayangkan Dhena kepada Polres Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Ia berharap agar masyarakat bisa menilai sendiri setelah foto-foto itu dibagikan.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close