Trending

Dianggap kebal corona, Bali dikaitkan dengan kekuatan misterius

Banyak pihak kini tengah menyoroti Pulau Bali, yang memiliki kasus virus corona relatif sedikit. Angka kasus di Bali dianggap jauh dari prediksi, sebab sebelumnya kawasan wisata primadona di Indonesia ini dikira bakal terjadi ledakan kasus corona dan masuk dalam cengkeraman bencana kesehatan.

Apalagi Bali merupakan wilayah favorit bagi para pelancong, baik dari dalam dan luar negeri.

Baca Juga: Tabah, Kapolsek Sawangan bantu warga kebanjiran saat ayahanda wafat

Namun dari data per 16 Apri l 2020, alias usai tiga bulan masuk dalam pandemi virus corona, Bali hanya mencatat 86 kasus dan dua kematian. Hal ini pun ramai disorot media asing.

Ground Zero Bom Bali
Ground Zero Bom Bali. Foto Instagram @didik16

Salah satunya adalah Asia Times, yang mengangkat judul ‘Bali’s mysterious immunity to Covid-19’. Belakangan berita itu juga menjadi berita populer di media yang berbasis di Hong Kong tersebut.

“Saya juga merasa bingung, karena itu tidak masuk akal,” kata Rio Helmi, seorang warga Bali yang sudah lama menulis blog tentang kehidupan di sekitar pegunungan Ubud tentang rendahnya jumlah kasus di Bali, disitat Minggu 19 April 2020.

“Kami tidak memiliki data, tetapi tidak ada tanda lonjakan kematian.”

Dia juga mengaku heran, karena di Bali tidak ada kasus ‘luapan’ di rumah sakit, peningkatan tajam dalam kremasi, atau bukti anekdot lainnya jika virus corona merajalela di wilayah yang memiliki populasi 4,2 juta jiwa itu.

Sebagai contoh, desa pesisir Pererenan, lokasi selancar yang populer di ujung utara jalur wisata Bali, menurut penduduk Bali setempat wilayahnya belum memiliki kasus virus corona. Begitu pula halnya desa-desa terdekat lain, yang juga masih bebas dari virus.

“Kami tidak mendengar jumlah kasus dan kematian yang besar di Bali,” kata Jack Daniels, editor buletin online mingguan Balidiscovery.

Jack mencatat, dua kematian Covid-19 di Bali gegara virus corona sejauh ini adalah orang asing, termasuk seorang wanita Inggris dengan masalah kesehatan yang mendasarinya.

Antisipasi virus corona di Sekolah Tunas Global Depok. Foto: Darmawan
Antisipasi virus corona di sekolah. Foto: Darmawan

Selain itu, di Denpasar, empat krematorium yang terdapat di sana juga tidak lebih aktif dari biasanya, alias normal. Lalu, data yang disampaikan rumah sakit swasta di Bali, mengatakan telah merujuk hanya dua atau tiga kasus dugaan virus corona ke rumah sakit yang dikelola pemerintah dalam dua minggu terakhir.

Hal inilah yang kemudian ada sejumlah pihak yang mengkaitkan adanya kekuatan misterius Bali dalam menghadapi virus corona, hingga bisa melindungi warganya.

Di lain pihak, petugas kesehatan di Bali justru kini malah mengkhawatirkan ancaman wabah demam berdarah, penyakit yang terkadang fatal akibatnya.

Di mana hujan yang acap membasahi Pulau Bali telah bertanggung jawab atas sekira 2.000 kasus demam berdarah di daerah Ubud dan jumlah yang sangat tinggi di Bali selatan.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close