Hobi

Bongkar sektor pacu Xpander AP4 Rifat, ternyata pakai mesin legendaris

Mobil pasaran Mitsubishi Xpander AP4 yang menjadi pilihan perelli Rifat Sungkar sebagai kendaraan tempurnya di ajang balap rally nasional dan international tentu bukan tanpa alasan.

Pilihan Xpander sebagai kendaraan keluarga atau multi purpose vehicle sangat jarang dipilih para pebalap international dari tim manapun. Mengingat para pebalap selalu mengandalkan mobil sedan maupun hatchback yang memiliki dimensi dan stabilitas maksimal dibanding model MPV.

Bagi Rifat pemilihan Xpander sebagai mobil rally yang belakangan diberi nama sebagai Xpander AP4 ini, tak lepas dari rancang bangun mobil yang detil diketahui betul oleh perelli nasional kebanggaan Indonesia.

Mitsubishi Xpander AP4
Mitsubishi Xpander AP4 Foto: Doc MMKSI

Genetika Mitsubishi Xpander sendiri menurut Rifat sangat ideal dijadikan project sebagai kendaraan rally meski memiliki basis kendaraan MPV. Sebab Rifat kenal betul dengan karakter kendaraan racikan Mitsubishi, yang sudah sering digunakannya sejak menekuni balap Rally.

Sejak terjun di dunia Rally sendiri Rifat diketahui sering menggunakan Mitsubishi mulai dari seri Evo 1, model yang diracik insinyur Mitsubishi sebagai kendaraan bagi pecinta kecepatan.

Racikan Mitsubishi Xpander AP4 Rifat sungkar

Penggunaan Mitsubishi Xpander AP4 sebagai tunggangan rally, disesuaikan dengan regulasi dengan standar international. Selain ubahan eksterior dan interior sebagai faktor keamanan dan keselamatan, Rifat juga mengubah sektor pacu bawaan Xpander yang mengandalkan mesin berkode 4A91.

Sebagai gantinya Rifat menggunakan mesin 4B11 yang dikenal sebagai basis pacu dari Mitsubishi Evolution X. Dalam memenuhi regulasi, mesin berkapasitas 2.0 liter ini pun harus dipangkas menjadi 1.6 liter untuk masuk di kelas AP4.

Mitsubishi Xpander AP4
Mitsubishi Xpander AP4 Foto: Doc MMKSI

Mesin 4G11 merupakan generasi terbaru dari model Evo yang dikenal gahar, sebelumnya seri Evo 1 hingga Evo 9 masih mengusung mesin 4G63T yang tetap dipertahankan Mitsubishi sebagai mesin masterpiece-nya.

Mesin yang dikenal bandel dan memiliki tenaga yang cukup gahar ini, pertama kali diluncurkan Mitsubishi pada 1980 dengan tipe NA 4 silinder berkapasitas 1.997 cc.

Mesin model ini tak hanya digunakan Mitsubishi pada seri Evo saja, dalam perjalanananya mesin Evo yang pernah digunakan Rifat Sungkar ini, pernah diaplikasikan pada model Eterna GTi. Tenaga yang dihasilkan lumayan mengesankan, sekitar 145,5 dk pada 6.500 rpm dan torsi 169,7 Nm di 5.000 rpm.

Mendominasi hari pertama, Sabtu, 10 April 2021, penampilan XPANDER AP4 tetap konsisten hingga akhir lomba dengan catatan waktu total 10 menit 8,2 detik, atau lebih unggul 11 detik atas pesaing mereka yang berada di posisi kedua.

“Lomba kali ini sangat seru. Terjadi persaingan yang cukup ketat dengan M. Rihans dan Ryan Nirwan, saling kejar catatan waktu di tiga SS terakhir. Tapi Alhamdulillah kami dapat menutup lomba dengan juara dengan mengandalkan XPANDER AP4 yang berbasis dari model Mitsubishi Xpander. Event kali ini terbilang istimewa, lokasi balap yang bagus, di pinggir pantai dan menghadirkan suasana berbeda dari balapan- balapan sebelumnya. Tidak hanya itu animo pesertanya sungguh luar biasa. Dengan kondisi cuaca yang kurang bagus, semangat pereli tidak kendur, malah menghadirkan persaingan yang begitu menarik” ujar Rifat Sungkar.

Putaran pertama Kejuaraan Nasional Sprint Rally Lintas Fortuna Nusantara Tropical 2021 dibuka oleh Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo, dan dihadiri Ananda Mikola sebagai Waketum IMI divisi roda 4 serta sejumlah pebalap legendaris.

Kondisi cuaca yang tidak bersahabat sepanjang event menjadi tantangan tersendiri bagi semua peserta. Kendati demikikian tidak mengurangi keseruan kompetisi. Setelah terjadi pembatalan SS1 di hari pertama akibat kondisi lintasan yang tidak memungkinkan, panitia kembali menghadirkan SS1 yang dilakukan pada hari kedua.

Mitsubishi Xpander AP4
Mitsubishi Xpander AP4 Foto: Doc MMKSI

Jadi, di hari Minggu itu lomba berjalan dalam 3 SS. Dan dengan demikian Fortuna Nusantara Tropical Sprint Rally 2021 tetap berjalan seperti rencana semula yaitu melombakan 4 Special Stage dengan jarak total SS sejauh 19 km.

Menurut Rifat, event sprint rally pertama di tahun 2021 ini betul-betul menghadirkan persaingan yang ketat, tidak hanya di Kelas M1 namun hampir merata di semua kelas yang dilombakan. Selain pasangan Rifat Sungkar dan M. Redwan yang menjadi juara

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close