Hot

Dihina miskin hingga diludahi, Pinkan Mambo berpikir bunuh diri

Penyanyi Pinkan Mambo dikatain miskin oleh orang-orang sekitar di masa lalu. Memang, Pinkan tiba-tiba muncul dengan kabar kurang mengenakkan soal kondisi ekonominya yang sangat sulit lima tahun belakangan. Pelantun Kekasih Yang Tak Dianggap itu bahkan dikejar debt collector karena memiliki utang ratusan juta rupiah.

Kesulitan ekonomi, rumah tangga retak hingga menerima cacian dari orang-orang sekitar membuat Pinkan berpikir untuk mengakhiri hidupnya. Lantas, bagaimana pengakuan Pinkan Mambo? Simak ulasan berikut.

Baca juga: Bisnis camilan rumahan sederet artis, dari pisang goreng sampai risol

Pinkan Mambo jatuh miskin?

Penyanyi Pinkan Mambo belakangan mencuri perhatian publik karena kisah hidupnya yang pahit lima tahun terakhir. Pinkan mengaku rela menjual pisang goreng demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari lantaran sejumlah uangnya diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Dilansir dari tayangan Selebrita, pemilik nama lengkap Pinkan Ratnasari Mambo tersebut semakin terpuruk sejak pulang dari Amerika Serikat.

Pinkan Mambo Foto: Instagram
Pinkan Mambo Foto: Instagram

“Kemarin aku tuh susah banget aku kemarin sampai jual pisang goreng, lima tahun loh pemirsa aku susah banget. Jadi aku berjuang dari nol enggak bisa makan, dikejar debt collector, utangnya ratusan juta dan uang aku Rp2 miliar diambil seseorang, jahat sekali,” kata Pinkan Mambo dalam YouTube Selebrita.

Baca juga: Terlilit utang, Pinkan Mambo beberkan alasan tak minta bantuan Maia Estianty

Tak hanya menerima kenyataan pahit soal kondisi keuangannya, Pinkan juga mendapat perlakukan tidak terpuji dari orang-orang sekitar.

“Dan aku dipukul, diludahi, dikatain semuanya, pokoknya aku disakiti luar dalam, uang habis, rumah habis, pokoknya sedih banget deh,” ujarnya.

Beruntung, Pinkan masih diberi bantuan oleh salah satu penolongnya dengan tinggal di rumah kecil bersama suami dan ketujuh anaknya.

Terus kita tinggal di rumah yang sangat kecil, cuma empat kali satu meter gitu, kita tinggal kayak di sangkar burung gitu. Dikasih makan, diurusin sama bapak baik itu. Aku enggak ada job nyanyi selama lima tahun, ya sudah gue tawakal aja,” ungkap Pinkan.

Pinkan Mambo bangkit

Selain itu, dia juga mengaku bahwa rumah tangganya dengan sang suami sempat diterpa masalah yang hampir berujung perceraian. Mendapati masalah hidup yang tak kunjung berhenti, Pinkan mengaku sempat ingin mengakhiri hidupnya. Tapi, seiring berjalannya waktu, Pinkan Mambo mulai bangkit dari keterpurukan dengan menjadi seorang pebisnis katering dan laundry untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah.

Baca juga: Lama ‘menghilang’, Pinkan Mambo terlilit hutang dan jualan pisang

“Bayangin rumah tangga udah mau cerai, udah enggak betah aku sama dia, dia juga enggak betah sama aku. Pokoknya udah mau cerai terus banyak masalah, terus enggak punya uang, jadi tambah berantem, terus diledekin sama semua orang aku tukang pisang. Sampai saudara-saudara ngeledekin aku ‘dasar miskin, tukang pisang’,” pungkas Pinkan Mambo.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close