Trending

Politikus PDIP miris Dinar Candy: Contoh tak baik untuk anak-anak, apa maksudmu umbar aurat?

Aksi Dinar Candy berbikini menolak perpanjangan PPKM dikritik oleh politikus PDIP. Aksi DJ seksi itu dinilai memprihatinkan, miris kenapa sampai mengumbar aurat di muka umum segala sih. Aksi Dinar Candy berbikini itu juga nggak baik bagi contoh anak-anak.

Politikus PDIP Arteria Dahlan heran dengan aksi kebablasan Dinar Candy yang tampil dengan pakaian dalam menolak PPKM diperpanjang. Dinar mengaku stres dengan PPKM, pekerjaannya sebagai penghibur terdampak.

Muslima Fest

Contoh tak baik untuk anak-anak

Dinar Candy. Sumber: Suara
Dinar Candy. Sumber: Suara

Anggota Komisi Hukum DPR, Arteria Dahlan mengatakan warga negara memang bebas menyampaikan ekspresi dan aspirasinya, namun ya hendaknya penyampaian aspirasi ini dengan memerhatikan adab etika dong. Menurutnya aksi Dinar Candy jadinya malah sensasi dan bukan kritikannya yang sekarang dibahas melainkan auratnya kan.

Arteria mengaku prihatian, miris dan kecewa dengan cara Dinar Candy menyampaikan aspirasinya dengan berbikini.

Politikus PDIP itu menyampaikan kan ada banyak cara lain yang kreatif dan unik dalam menyampaikan ekspresi dan aspirasi. Termasuk curhatan Dinar Candy yang stres dengan dampak PPKM ini.

“Yang menjadi permasalahan sekarang kan apa iya harus sampai pakai bikini di tengah jalan? Apa maksudmu umbar aurat di pinggir jalan?” kata Arteria dikutip dari Suara.com, jaringan Hops.id, Jumat 6 Agustus 2021.

Nah Arteria menilai aksi Dinar Candy berbikini ini malah contoh tidak baik bagi anak-anak khususnya dan publik pada umumnya. Bagaimana tanggung jawab Dinar Candy saat kontennya beraksi dilihat anak di bawah umur coba, begitu kritik Arteria.

Politikus PDIP soal Dinar Candy stres atau tidak

Arteria Dahlan. Foto: Suara
Arteria Dahlan. Foto: Suara

Selain soal urusan mengumbar aurat, anggota Komisi III DPR ini mencermati pengakuan Dinar yang stres. Seharusnya kalau merasa stres, ya Dinar jangan dibawa ke kantor polisi dong. Bawa dia ke psikiater atau psikolog untuk membuktikan pengakuan si DJ apakah benar stres atau tidak. Kalau terbukti stres, ya penindakannya tepatnya ya ke panti sosial untuk direhabilitasi.

Nah lain halnya, andai memang Dinar Candy terbukti tak mengalami gangguan jiwa atau stres, maka barulah dia kenakan pasal pidana. Malahan Dinar bisa terancam dengan pasal berlapis dari aksi berbikininya itu.

Arteria mengatakan pakai saja pasal di UU Pornografi, pasal asusila di KUHP, maupun UU ITE untuk menjerat aksi Dinar tersebut.

Kejadian Dinar Candy berbikini ini ia harapkan bisa menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat untuk fokus saja pada penanganan Covid-19. Jangan malah memunculkan aksi yang sensasional.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close