Hot

Disomasi, Deddy Corbuzier galak: Apa-apa cepat tersinggung hancur bangsa ini

Imbas obrolan bareng Nikita Mirzani, Deddy Corbuzier disomasi dari Perkumpulan Profesi Pekerjaan Sosial (Propeksos).

Saat itu keduanya membahas Baim Wong dan Rachel Vennya yang pantas diberi sanksi sosial semisal penyapu jalan tol. Tapi pernyataan itu menyinggung Propeksos yang menuntut Deddy meminta maaf dan melakukan evaluasi.

Muslima Fest

Disomasi, Deddy Corbuzier malah berikan edukasi

Setelah disomasi, Deddy Corbuzier memberi pesan nyelekit melalui Instagram, Kamis, 21 Oktober 2021. “Saya tanggapi somasi yang sudah dibatalkan asosiasi tersebut. Kan kalian katanya tugasnya mengedukasi saya. Sekarang saya balik mengedukasi kalian,” katanya.

Ayah dari Azka ini menantang balik Propeksos. “Begini, somasi itu adalah langkah pertama menuju jalur hukum. Makanya saya tantang balik, langsung aja ke jalur hukum.”

Deddy menegaskan posisi pihak yang mensomasi. “Ini edukasi untuk kalian. asosiasi atau lembaga itu enggak ada delik hukumnya. Ketika melaporkan tentang penghinaan nama baik atau pengrusakan nama baik itu tidak ada delik hukumnya. UU ITE itu harus digabungkan dengan KUHP 310. Nah, 310 itu harus nama seseorang disebutkan namanya, bukan lembaga, bukan asosiasi bukan perkumpulan. Oke, paham?.”

Deddy Corbuzier. Foto: Instagram
Deddy Corbuzier. Foto: Instagram

Tidak gentar membuat konten

Deddy merasa miris keadaan yang kerap terjadi. “Kalau kalian mau melakukan sesuatu itu mikir-mikir dulu. Pelajari dulu, jangan cepat tersinggung. Kalau apa-apa cepet tersinggung tanpa memahami konteksnya, hancur bangsa kita ini. Orang berkarya enggak bisa, mau ngomong enggak bisa. Gara-gara orang-orang yang mudah tersinggung dan bikin pansos.”

Dia menekankan posisinya sebagai content creator. “Selama kita tidak SARA selama konteks kita benar tak ada niatan.. Jangan takut bicara.”

Sebelumnya, pas disomasi Deddy Corbuzier telah menyampaikan permintaan maaf melalui Instagram. “Iya… Maaf ya saya minta maaf… Salah ternyata pekerja sosial adalah pekerja profesional. BERES.”

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close