Hot

Dituding pelit lagi, Ayu Ting Ting tak mau bayar tagihan sarapan hotel?

Setelah dituding pelit ke pengemis, kini beredar unggahan yang menyebut Ayu Ting Ting tidak mau membayar biaya tambahan sarapan hotel. Hal tersebut diungkapkan oleh akun Instagram @gundik_empang. Ia membeberkan percakapan via WhatsApp yang diduga dikirim oleh karyawan hotel.

“Jangan ditagihkan ya, dia kecewa sama… Naon si ieu ga bisa bayar additional breakfast? Lol bgt,” isi percakapan tersebut.

Ayu Ting Ting dituding tak mau bayar tagihan sarapan hotel. Foto: Instagram @gundik_empang
Ayu Ting Ting dituding tak mau bayar tagihan sarapan hotel. Foto: Instagram @gundik_empang

Unggahan tersebut tak ayal memancing pro dan kontra dari warganet. Namun, tidak ada keterangan terkait nama hotel yang dimaksud serta detail lebih lengkap terkait peristiwa ini.

Untuk menjadi perhatian, belum diketahui kebenaran dari tudingan tersebut hingga berita ini naik.

Seperti diketahui, ini bukan kali pertama Ayu Ting Ting dituding pelit. Sebelumnya, unggahan viral juga menyebutkan bahwa Ayu Ting Ting tak pernah memberikan uang ke pengemis tiap menjelang Lebaran.

Klarifikasi keluarga soal tudingan pelit ke pengemis

Ayu Ting Ting dan kedua orang tuanya Foto: Instagram
Ayu Ting Ting dan kedua orang tuanya Foto: Instagram

Ayah kandung Ayu Ting Ting, Abdul Rozak, mengaku dulu sempat memberi uang ke pengemis. Namun, hal tersebut justru menjadi kebiasaan. Bahkan, menurut pengakuan Ayah Rozak, ada pengemis yang pernah mengamuk di rumahnya.

“Nggak usah ditanggapin lah, bukan kita gimana tapi kalau udah masuk kan sampai pernah sampai masuk ngamuk-ngamuk ke berwajib kita ngeri juga. Kita pernah teriak-teriakan, itu manusia serem banget sampai kita trauma kan. Awalnya kita kasih, biar pergi tapi dia jadi kebiasaan dan kita ngusir sopan,” ujarnya dilansir dari laman Inserlive pada Minggu, 23 Mei 2021.

Lebih lanjut, Ayah Rozak juga menyebut sempat terjadi aksi saling dorong dengan pengemis. Lantaran trauma, keluarga Ayu Ting Ting memutuskan untuk berhenti memberikan uang ke pengemis.

“Kita tahan pintu dan dia buka sendiri sampai kita dorong-dorongan sebelum Jumatan ayah sama ponakan jadi bukan karena pelit tapi karena ada trauma ya. Ya, memang selama ini kita khawatir karena modus-modus yang orang banyak pura-pura,” sambungnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close