Trending

Doa awal Ramadan Nabi Muhammad SAW, supaya tenang dan damai ibadah

Kementerian Agama bakal menggelar Sidang Isbat 1 Ramadan 1441 Hijriyah pada Kamis petang 23 April 2020. Sidang ini bakal mengumumkan awal Ramadan bagi muslim di Tanah Air. Sebagian publik sudah mengetahui kemungkinan muslim di Indonesia bakal sama memulai puasa Ramadan pada Jumat 24 April 2020. Sudah tahu doa awal Ramadan ?

Nah, selain menyimak soal penampahan hilal, ada hal penting yang perlu dilakukan muslim jelang awal Ramadan, yaitu doa khusus.

Ustaz Adi Hidayat sudah berkali-kali menyampaikan hendaknya muslim membaca doa penting jelang awal Ramadan ini.

Doa yang maksud yaitu Allahumma Ahillahu alaina bilyumni wal iman wassalamati wal Islam robbi wa robbuka Allah. (Sumbernya Hadits At Tirmidzi, nomor hadist 3451).

Artinya Ya Allah mohon hadirkan awal Ramadan kepada kami, dengan penuh ketenteraman, dan dengan penuh kekuatan iman. Sehat dan selamat, dan dengan kekuatan Islam. Lakukan ini Karena tuhanku, dan tuhanmu juga.

Ustaz Adi Hidayat menyampaikan doa awal Ramadan ini merupakkan doa yang berkualifikasi sahih dan paling kuat.

“Ada banyak doa yang sampai ke kita, bisa populer dan riwayatnya kuat. Tapi sekian doa, ini riwayat paling populer, kuat sisi haditsnya dan paling lengkap redaksinya,” ujar Adi Hidayat yang disiarkan YouTube Haziq Channel, dikutip Kamis 23 April 2020.

Dari hadits tersebut terdapat lima hal penting bagi muslim menyambut awal bulan suci Ramadan.

Pertama, penuh ketenteraman. Ustaz Adi Hidayat mengatakan, poin ini menunjukkan ada kemungkkinan muslim yang kurang bahagia dengan datangnya bulan Ramadan.

“Poin ini menunjukkan seakan-akan ada orang yang dengan datangnya awal Ramadan tidak tenang, mungkin memikirkan motif ekonomi harga-harga naik. Ada orang yang enggak biasa puasa, nggak tenang jadinya, kok sekarang sudah puasa lagi ya,” tuturnya.

Baca juga: Prabowo: Saya bersaksi Jokowi pikirkan rakyat miskin dan lemah

Kedua, penuh iman. Hal ini menunjukkan isyarat, ada muslim yang spirit imannya cenderung menurun. Muslim punya ragam tingkatan kekuatan iman. Ada yang tipis dan kuat imannya.

Poin ketiga, sehat dan selamat. Melalui doa ini, muslim meminta kepada Allah diberikan kesehatan menjalani ibadah sebulan penuh.

“Mintalah diberikan kesehatan untuk Ramadan kali ini, agar bisa menjalankan puasa dengan baik,” ujar Ustaz Adi.

Selanjutnya poin keempat dari doa tersebut adalah memohon Kekuatan iman kepada Allah.

Ustaz Adi menjelaskan beda kekuatan iman dan kekuatan Islam. “Kekuatan iman itu jiwanya, dan kekuatan Islam itu raganya,” jelasnya.

ustaz adi hidayat
Ustaz Adi Hidayat

Selanjutnya poin Keempat merupakan penekanan Nabi Muhammad SAW bahwa keempat hal tersebut tiada guna jika poin kelima ini tidak dilakukan. Poin kelima yakni untuk tuhanku dan tuhanmu.

“Hal ini tidak akan bermakna kalau tidak dengan yang kelima ini. Dalam menyampaikan (poin kelima ini) Nabi Muhammad langsung menunjuk kepada sahabat. Lakukan semua empat hal ini karena tuhanku, dan tuhanmu juga,” ungkap Ustaz Adi.

Baca juga: Peneliti waspadai risiko tsunami besar di Ibu Kota Baru

Dia bertanya kepada jemaah, kenapa dan apa pentingnya poin kelima ini.

“Kenapa muncul kata kedua, ‘robbuka’ (tuhanmu). Ini untuk menepis mencegah sejak awal kalau Nabi meninggal, tuhannya bisa beda. Karena itu Nabi ada atau tiada, tuhannya tetap sama, Allah Allah. Maksudnya empat hal ini dijaga betul, harus ikhlas karena Allah Taala, karena ada orang ibadah saat Ramadan motifnya macam-macam. Beribadah tapi bukan karena Allah, karena ingin dipuji dan dikatakan alim dan lainnya,” tuturnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close