Hobi

Pasca Corona, banyak dokter dan perawat di China beli mobil

Penjualan mobil di China mulai kembali normal beberapa jaringan diler mobil sudah buka dan banyak di datangi konsumen yang ingin membeli mobil.

Muslima Fest

Uniknya dari beberapa konsumen yang membeli kendaraan di diler mobil, seperti dilansir dari Autonews, lebih banyak di dominasi oleh petugas medis seperti dokter dan perawat. Hal tersebut diungkapkan salah satu tenaga penjualan diler mobil Cadillac, yang mengungkap konsumen yang banyak membeli mobil merupakan tenaga medis.

Hal ini diperkuat dari kebijakan pemerintah yang memberikan insentif besar kepada para petugas medis yang saat terjadi pandemi Corona harus bekerja keras menyelamatkan banyak nyawa akibat pandemi yang terjadi di kota tersebut. Bahkan para petugas medispun tak sedikit yang harus terisolasi dengan keluarganya untuk tetap membantu pasien Corona.

Ilustrasi penjualan mobil Foto: ist

Kondisi diler mobil juga terlihat di Wuhan yang menjadi pusat awal dari penyebaran virus Corona yang merebak ke banyak negara. Wuhan yang dihuni 11 juta penduduk tersebut, berangsur normal dan diler mobil setempat juga telah melaporkan adanya kenaikan penjualan dibanding saat masa krisis Corona merebak.

“Saya sangat terkejut,” kata Zhang Jiaqi, seorang perwakilan penjualan di dealer Audi di distrik Wuchang, Wuhan, yang sekarang mencatat penjualan harian yang sesuai dengan level tahun sebelumnya. “Ini seperti booming setelah dormansi dua bulan. Saya pikir penjualan akan dibekukan.” Ujarnya. Baca Juga: Target jualan mobil rontok 40 persen, pemerintah keluarkan jurus stimulan

Daya beli masyarkat saat ini juga dikabarkan telah normal setelah mereka menjalani aktifitas terbatas di dalam rumah tanpa harus keluar untuk memotong mata rantai penyebaran virus korona. Banyak warga yang telah menjalani isolasi dan kini kembali normal dan meramaikan kembali sektor ekonomi di kota Wuhan.

Produksi mobil di China Foto: Ist

Berdasarkan catatan sebelumnya ketika pandemi Corona terjadi, penjualan ritel mobil mingguan mengalami penurunan hingga 96 persen di China. Kondisi tersebut terus meingkat selama sebulan yang membuat dampak terhadap lesunya industri otomotif di negara tersebut.   

Selama tiga minggu pertama bulan Maret, penjualan turun masing-masing 50 persen, 44 persen dan 40 persen, menurut Asosiasi China Passenger Car, yang pada hari Rabu mengatakan data awal menunjukkan penjualan nasional pada bulan Maret turun 36 persen dari tahun lalu.

Meski telah kembali ada penjualan, namun perkiraan kondisi tersebut hanya bisa memulihkan target penjualan bulan ini kepada titik angka penjualan periode sama tahun sebelumnya. Yang artinya angka penjualan ditargetkan sama tanpa kenaikan dibanding tahun sebelumnya.

Kembalinya aktifitas industri otomotif China, khususnya penjualan ritel berdasarkan laporan telah dimulai pada 3 April 2020. Hampir seluruh diler atau sekira 99 persen jaringan penjualan mobil telah buka dan melayani konsumen di China.

Diler mobil China Foto: ist

Kenaikan pembelian dari konsumen sendiri tercatat meningkat 66 persen dari tingkat normal. Data tersebut diungkap Asosiasi diler otomotif di China. Secara keseluruhan, industri otomotif China kini mulai babak baru setelah beberpa bulan mengalami krisis akibat pandemi Covid-19.

Kenaikan pembelian dari konsumen sendiri tercatat meningkat 66 persen dari tingkat normal. Data tersebut diungkap Asosiasi diler otomotif di China. Secara keseluruhan, industri otomotif China kini mulai babak baru setelah beberpa bulan mengalami krisis akibat pandemi Covid-19.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close