Trending

Siap-siap! DPR bocorin tanggal Jokowi umumkan Panglima TNI baru: Surpres diumumkan pada…

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Effendi Simbolon mengungkapkan opsi waktu dan tanggal yang bakal dipilih Presiden Jokowi dalam mengumumkan Panglima TNI baru pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto.

Effendi mengatakan, opsi pertama Presiden Jokowi bisa saja mengumumkan sebelum tanggal 7 Oktober 2021, hal tersebut berdasarkan jadwal penutupan masa sidang.

Muslima Fest

Nantinya apabila Jokowi mengambil opsi ini, maka DPR RI bersiap melakukan fit and proper test.

“Kalau jadwal kami ini kan tanggal 7 hari Kamis sudah masuk penutupan masa sidang, oleh karenanya kalau misalnya malam ini Presiden berkehendak menyampaikan surpres (Surat Presiden) ke kami, ya bisa saja besok kemudian dilakukan paripurna untuk dibacakan dan kemudian diserahkan ke Komisi I untuk dilakukan fit and proper test,” kata Effendi dalam Apa Kabar Indonesia Malam, dikutip Hops.id pada Rabu, 6 Oktober 2021.

Panglima TNI hadi tjahjanto. Foto: Antara
Panglima TNI hadi tjahjanto. Foto: Antara

Adapun pilihan selanjutnya, Effendi mengungkapkan, apabila Presiden Jokowi tak segera mengumumkan, maka pihak Komisi I DPR RI tidak akan memperpanjang masa sidang.

Maka artinya surpres bakal dibacakan di Rapat Paripurna Pembukaan yang direncanakan bakal dilaksanakan di masa akhir jabatan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto atau tepatnya 31 Oktober 2021.

“Tetapi kalau misalnya Presiden tidak menyampaikan di tanggal 7 (Oktober 2021) dan kami tidak meminta perpanjangan masa persidangan, maka surpres itu bakal dibacakan di paripurna pembukaan tanggal 31 Oktober, artinya itu berarti menjelang masa pensiun Marsekal Hadi,” imbuhnya.

Ada kemungkinan di awal November 2021

Ilustrasi prajurit TNI. Foto: Antara
Ilustrasi prajurit TNI. Foto: Antara | DPR bocorin tanggal Jokowi umumkan Panglima TNI baru

Sementara, Anggota Komisi I Fraksi Golkar, yakni Christina Aryani membenarkan bahwa surpres Panglima TNI belum tiba diterima parlemen.

Oleh sebabnya dia menilai surpres tersebut akan dikirim Jokowi setelah masa reses di antara tanggal 8 hingga 31 Oktober 2021.

“Iya [dikirim sesudah masa reses]. Reses 8-31 Oktober,” ujar Christina, mengutip Kumparan.

Christina menekankan kecil kemungkinan bahwa Jokowi akan mengirimkan surpres hari ini ke DPR.

Meski masih ada satu hari masa sidang besok, Kamis (7/10), ia menilai tak mungkin fit and proper test Panglima TNI dilakukan sebelum reses. Setidaknya paling cepat sekaligus paling lambat, surpres dikirim pada awal November.

“Awal November. Sulit (surpres dikirim hari ini lalu disidangkan besok). Karena pengagendaan jadwal ada prosesnya, enggak last minute,” ungkapnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close