Fit

Dr Tirta: Dulu saya atheis, mualaf usai mimpi temui imam besar Mekah

Influencer yang juga pegiat media sosial Dr Tirta Mandira Hudhi rupanya merupakan seorang mualaf. Hal ini setidaknya dia sampaikan dalam sejumlah kesempatan.

Dr Tirta menjadi mualaf alias masuk Islam pada tahun 2011 silam, usai mengalami sejumlah peristiwa.

Baca Juga: Meski positif, pasien covid-19 tak bisa tulari orang lain setelah 11 hari

Menurut Dr Tirta di dalam akun Youtube Masjid Agung Al Azhar, dia pernah bermimpi aneh ketika tertidur pada jam 16.00 WIB. Selain itu, dia mengaku selalu mendengar adzan selama tujuh hari berturut-turut.

Hal itulah yang membuatnya kemudian mantap memeluk Islam. Ketika itu, ayahnya memang beragama Islam, sementara sang ibu beretnis Tionghoa, dan non Muslim.

BMW E60 dr tirta
BMW E60 dr tirta sebelum mengalami kemalingan Foto: Instagram @dr.tirta

Sejak lahir, kata dia, Dr Tirta adalah seorang yang atheis. Kondisi itu berlangsung sampai dirinya menginjak bangku kuliah. Sementara sang ayah, sempat memintanya untuk mengikuti agama sang ibu.

“Tapi saat itu aku mimpi aneh. Jadi waktu itu, aku ketiduran jam 04.00 sore, aku lihat diri aku terbaring, dan aku seperti terbang tinggi sekali,” kata Dr Tirta menceritakan prosesnya menjadi mualaf, disitat Hops, Selasa 26 Mei 2020.

Saat terbang, lanjut Dr Tirta, dirinya dijaga oleh dua orang berbaju putih dan bercahaya. Pejaga itu lalu mengarahkan Dr Tirta untuk menuju ke sebuah rumah berwarna hijau dan di sana terdapat keranda mayat berwarna hijau serta sembilan orang.

Kesembilan orang itu memakai sorban. Di mana, dia tahu beberapa di antara sembilan orang itu salah satunya adalah imam besar di Mekah, dan pemimpin pondok pesantren yang dia kenal.

“Di situ aku disuruh duduk dan tiba-tiba orang yang ada di dalam keranda itu bangkit, wajahnya bersinar banget, parah.”

“Dia tidak berkata apa-apa, namun hanya menitipkan surat ke kantong meja dan menghilang,” kisah Dr Tirta.

“Salah satu kiyai yang ada di rumah tersebut bilang ke aku, suatu saat kamu tahu tugasmu akan besar. Kemudian saya terbangun dan pas Maghrib.”

dr Tirta
dr Tirta Photo: Instagram @dr Tirta

Setelah kejadian itu, Dr Tirta mulai mendengar kejadian adzan tiap jam 09.00 pagi dan jam 12.00 siang. Kejadian itu lalu dia ceritakan kepada ayahnya.

“Bapak cerit saat umrah berdoa untuk mengarahkan aku untuk mendapatkan yang terbaik. Dan sejak saat itu, saya memutuskan masuk Islam,” katanya.

Cerita soal identitasnya menjadi seorang mualaf juga pernah diceritakan Dr Tirta saat lulusan kedokteran UGM itu mengisi podcast Deddy Corbuzier.

“Sama-sama belajar muslim melalui mualaf, sama-sama ngegas, semoga ini bukan obrolan pertama kita, dan terus kolaborasi,” tulis Dr Tirta kala berfoto bareng eks suami Kalina tersebut.

Lihat videonya di bawah ini:

Topik

1 Komentar

  1. Isalam adalah kristen sejati, nabi Isa AS menjelaskan yg dimaksut juru selamat adalah Nabi Muhammad SAW yaitu seorang Nabi Akhir jaman dan Alquran penyempurnaan dari tiga kitab suci terdahulu sebagai pedoman umat Islam.

  2. loading...

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close