Trending

Hubungan makin mesra, dua parpol ini bakal usung nama ngerih

Konstalasi politik Indonesia yang diarahkan pada persiapan calon Presiden dan Wakil Presiden membuat dua parpol PDIP dan Gerindra makin mesra.

Kemesraan ini bahkan disebut Direktur Lembaga Survei dan Poling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara sebagai sinyal keduanya akan kolaborasi dalam mengusung nama capres dan cawapres.

Muslima Fest

Analisa tersebut berangkat dari keharmonisan dua moment yang dilakukan berbarengan, dimana PDIP dan Gerindra melakukan pertemuan di kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat.

Jokowi Prabowo di Istana Merdeka Oktober 2019
Jokowi Prabowo di Istana Merdeka Oktober 2019. Foto Setkab.go.id/OJI

Di luar pertemuan tersebut, pada waktu yang sama Prabowo sebagai Menhan bertolak ke Kalimantan Timur mendampini Jokowi meninjau persiapan rencana Ibu Kota Negara.


“Makna dua peristiwa tersebut bisa dikatakan bahwa salah satu skenario terkuat dalam Pemilu yang akan datang 2024 adalah terbentuknya koalisi PDIP-Gerindra,” ujar Igor mengutip sindo, Rabu 25 Agustus 2021.

Dua Parpol bertemua hasilkan nama ngerih

Menurut Igor peristiwa pertemuan dua parpol dan perwakilannya di pemerintahan diprediksi sebagai salah satu langkah koalisi yang justru pernah terjadi saat pemilu 2009.

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketum Gerindra Prabowo subianto. Foto: Instagram/Puan Maharani
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketum Gerindra Prabowo subianto. Foto: Instagram/Puan Maharani

“Saat kedua partai nasionalis ini mengusung Megawati-Prabowo Subianto sebagai capres-cawapres. Jadi pada Pemilu 2024 nanti potensial bahwa duet kader terbaik PDIP-Gerindra kembali akan berpasangan,” katanya.

Menurut dia, sanjungan Menhan Prabowo terhadap kinerja Presiden Jokowi atas penanganan pandemi Covid-19, kedekatan dan hubungan harmonis antara Prabowo-Megawati-Jokowi mengisyaratkan bahwa Presiden Jokowi juga lebih merasa nyaman dan aman untuk mengendorse calon yang nanti bisa diusung oleh PDIP-Gerindra di 2024. Dia berpendapat, ada lima opsi yang bisa muncul dari koalisi PDIP-Gerindra di Pemilu 2024.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Foto: Antara
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Foto: Antara



Pertama, kata dia, mengusung kembali Megawati-Prabowo. Kedua, mengusung Prabowo-Puan. Ketiga, mengusung Prabowo-Ganjar Pranowo. Keempat, mengusung kader yang lebih milenial, yaitu Ganjar Pranowo-Sandiaga Uno atau Sandiaga Uno-Puan Maharani.

“Dan kelima adalah opsi Jokowi-Prabowo dengan amendemen UUD. Di antara kelima opsi itu, menduetkan pasang Prabowo-Puan saat ini masih yang paling kuat di kalangan internal kedua partai,” pungkasnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close