Trending

Masuk Istana, pembantu Jokowi malah beradu darah biru dan ningrat

Menteri Koordinator Perekonimuan Airlangga Hartarto dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, kedua pembantu Presiden Jokowi ini terlibat saling klaim darah yang berada di dalam tubuhnya. Keduanya mengaku memiliki darah ningrat dan biru sebelum masuk istana.

Di lingkungan istana kedua pembantu Jokowi, Airlangga mengaku bahwa darah yang ada di dalam tubuhnya merupakan jenis darah ningrat. Tak ingin kalah saing, Moeldoko langsung berucap darahnya pada tubuhnya merupakan darah biru.

Keduanya berdebat soal darah yang ada di dalam tubuhnya di hadapan petugas kesehatan yang tengah melakukan rapid test, sebagai protokol kesehatan yang sudah dilakukan di Istana Negara.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Foto: Kemenperin

Sambil berseloroh, Moeldoko meminta petugas untuk tidak grogi.

“Tenang saja jangan grogi donk,” ujar Moeldoko.

Kemudian Airlangga yang berada di sebelah Moeldoko juga melontarkan candaan.

“Ini darahnya ningrat pak sudah diambil,” kata Airlangga seraya menunggu hasil rapid test.

Mendengar candaan Airlangga, Moeldoko menyebut bahwa darahnya berwarna biru.

“Ini darah biru ni,” kata Moeldoko seraya tertawa.

Kepala Staff Kepresidenan RI Moeldoko
Kepala Staff Kepresidenan Moeldoko Foto: Antara

Perdebatan kedua pembantu presiden tersebut, dilakukan untuk menghilangkan rasa tegang saat menjalani rapid test dengan cara mengambil contoh darah.

Baca juga: Nus Kei mau damai, kenapa polisi emoh setop proses hukum John Kei

Pengujian rapid test saat ini wajib dilakukan bagi tamu yang akan menemui Presiden Jokowi. Tak hanya kalangan biasa, namun seluruh pembantu setingkat menteri juga wajib menjalani protokol kesehatan tersebut.

Tak perlu menunggu lama, hasil rapid test Mantan Panglima TNI dinyatakan oleh petugas medis aman dan tidak ada virus membahayakan seperti covid-19.  “Alhamdulillah semua aman. Saya rajin mengecek rapid test, PCR,” ucap Moeldoko seperti dilansir suara.

Sedangkan Airlangga juga tak mau kalah, dan mengaku telah sering melakukan rapid test dan PCR, untuk menjaga kesehatan dan memenuhi protokol kesehatan.

“Tes Rapid sudah 4 sampai 5 kali. Total semuanya sembilan ditambah 2 kali PCR,” katanya.

Suasana pertemuan Presiden Jokowi bersama sejumlah Purnawirawan TNI-POLRI. Foto: Setkab.go.id
Suasana pertemuan Presiden Jokowi bersama sejumlah Purnawirawan TNI-POLRI. Foto: Setkab.go.id

Untuk diketahui, ada empat protokol kesehatan yang harus diikuti para tamu yakni mengenakan masker, melakukan rapid test, pengecekan suhu dan pengaturan jaga jarak.

Setelah lulus uji kesehatan kedua menteri tersebut, langsung masuk ke dalam Istana Negara untuk melakukan rapat bersama Presiden Jokowi. Dalam pembahasan rapat tersebut, Airlangga dan Moeldoko akan menyampaikan beberapa pembahasan terkait antisipasi kebakaran lahan gambut.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close