Fit

Efek samping jahe dan kunyit jika dikonsumsi bersamaan

Jahe dan kunyit bisa dibilang menjadi primadona dalam dunia pengobatan herbal. Pasalnya, kedua tanaman jenis rimpang ini punya keunggulan masing-masing untuk atasi masalah kesehatan.

Jahe dan kunyit telah dikenal turun termurun. Keduanya punya manfaat tersendiri. Misalnya jahe yang memiliki sifat obat yang berasal dari senyawa fenolik, termasuk gingerol, bahan kimia yang dianggap memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang kuat.

Baca juga: Manfaat jahe dan kunyit: Atasi mual, pusing hingga redakan nyeri

Sedangkan kunyit dikenal sebagai Curcuma longa, termasuk dalam famili tumbuhan yang sama dan sering digunakan sebagai bumbu masakan India. Kunyit mengandung senyawa kimia kurkumin, yang telah terbukti membantu dalam mengobati dan mencegah beberapa kondisi kronis.

Kunyit
Kunyit Foto: Pixabay

Meski punya keunggulan masing-masing, namun dua herba yang dicampur untuk dikonsumsi bersamaan tentu punya efek samping. Dilansir laman Healthline, berikut ini efek samping jahe dan kunyit jika dikonsumsi bersamaan.

Pengencer darah

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa jahe dapat menurunkan pembekuan darah dan dapat mengganggu pengencer darah bila digunakan dalam jumlah tinggi. Efek mengencerkan darah dari jahe berasal dari senyawa salisilat.

Hati-hati buat yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah. Jahe bagi penderita penyakit pembuluh darah Penderita penyakit pembuluh darah seperti jantung dan stroke yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah juga perlu berhati-hati mengonsumsi jahe.

Jahe
Jahe Foto: Pixabay

Penderita diabetes

Jahe Bisa kendalikan gula dalam darah dan bermanfaat bagi pasien diabetes. Namun dalam penggunaan yang berlebihan sementara sedang mengonsumsi obat diabetes sebaiknya harus berkonsultasi dengan dokter.

Dosis tinggi kunyit picu diare hingga sakit kepala

Selain itu, perlu diingat bahwa bubuk kunyit hanya terdiri dari sekitar 3 persen kurkumin dari beratnya, jadi Anda perlu mengonsumsi dalam jumlah yang sangat besar atau menggunakan suplemen untuk mencapai dosis yang ditemukan di sebagian besar penelitian.

Dalam dosis tinggi, kurkumin telah dikaitkan dengan efek samping seperti ruam, sakit kepala, dan diare.

Akhirnya, meskipun penelitian tentang efek kesehatan potensial dari jahe dan kunyit cukup banyak, bukti tentang bagaimana keduanya dapat memengaruhi kesehatan saat digunakan bersama masih terbatas.

Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter kamu sebelum menambah dan mengurangi dosis, apalagi jika kamu merasakan efek sampingnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close