Trending

Elektabilitas diakui merosot, PDIP siapkan ramuan bikin moncer lagi

Elektabilitas partai belakangan tengah menjadi sorotan, terlebih beberapa partai besar yang banyak disebut lembaga survey mengalami penurunan elektabilitas. Seperti elektabilitas PDIP yang disebut mengalami penurunan yang cukup signifikan antara tahun 2020 dan Januari 2021.

Penurunan elektabilitas PDIP tersebut berdasarkan survey yang dilakukan litbang Kompas menyebutkan penurunan pamor PDIP dari 23,1 persen di bulan Agustus 2020 menjadi 19,7 persen pada pencapaian bulan Januari 2021.

Turunnya elektabilitas, politisi PDIP Deddy Sitorus menegaskan bahwa partainya saat ini memang tengah mengalami penurunan elektabilitas. Bahkan untuk menyiasati adanya kondisi tersebut PDIP akan mempersiapkan langkah dan cara untuk mengembalikan elektabilitas partainya.

Baca Lainnya

  • Sekjend PDIP, Hasto Kristiyanto
    Sekjend PDIP, Hasto Kristiyanto. Foto Instagram @pdiperjuangan

    Diantara beberapa langkah dan cara yang akan dilakukan mengembalikan elektabilitasnya kembali moncer yakni dengan melakukan beberapa pembenahan di tingkatan internal partai agar lebih solid lagi. Dengan tujuan mensinergikan structural lebih kuat ke bawah.

    “Yang akan kita lakukan tentu melakukan pembenahan ke dalam, konsolidasi internal. Partai akan mengakselerasi kegiatan kaderisasi dan penyempurnaan struktur hingga ke bawah,” kata Deddy seperti dikutip Hops.id kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa 23Februari 2021.

    Sasaran PDIP kembalikan elektabilitas moncer

    Langkah pasti yang telah disiapkan PDIP dalam mengembalikan elektabilitas yakni dengan melakukan kegiatan konkret di tengah-tengah masyarakat agar kehadiran partai benar terasa dan bermanfaat bagi masyarakat.

    Dengan demikian, PDIP akan menginstruksikan seluruh kader yang duduk di jabatan public untuk melakukan gerakan melalui kerja nyata di lapangan. Sehingga masyarakat bisa menikmati hasil secara langsung.

    Massa PDIP lakukan aksi. Foto: Antara.
    Massa PDIP lakukan aksi. Foto: Antara.

     “Kita meminta semua kader yang duduk pada jabatan-jabatan publik untuk melakukan langkah-langkah nyata di lapangan, baik itu di legislatif, eksekutif maupun posisi lainnya,” katanya.

    Selain itu, beberapa program nyata lainnya juga akan dilakukan PDIP, sambung Anggota Komisi VI DPR RI, jika PDIP akan gencar melakukan program yang berkaitan dengan penyelamatan lingkungan. Meliputi mengamankan dan menormalkan aliran sungai dan sampah.

     “Sekarang kita sedang gencar melakukan gerakan penyelamatan lingkungan, utamanya terkait manajemen sampah maupun penyelamatan daerah aliran sungai,” ujarnya.

    Sejauh ini, lanjut Deddy, PDI Perjuangan juga mendorong para kader untuk melakukan pemberdayaan petani, nelayan dan koperasi serta UMKM.

    “Kita juga mendorong struktural (pengurus) partai untuk melakukan kegiatan pemberdayaan petani, nelayan, koperasi dan UMKM sehingga keberadaan partai benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” tandasnya.

    Gibran Rakabuming Raka dipilih PDIP jadi cawalkot
    Gibran Rakabuming Raka dipilih PDIP jadi cawalkot. Foto (ANTARA/HO-Wisnu Adhi)

    Sebab utama elektablitas PDIP merosot

    Salah satu faktor yang membuat elektabilitas PDIP merosot yakni adanya kasus korupsi yang dilakukan kadernya. Kasus tersebut berdampak pada penilaian masyarakat terhadap partai yang menjadi naungan dari kader yang melakukan korupsi.

    “PDIP dan Gerindra terkena imbas kadernya yang korupsi. Korupsi menteri dari PDIP dan Gerindra membuat publik bertanya-tanya atas komitmen kedua partai tersebut dalam pemberantasan korupsi,” ucap pengamat politik Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (23/2).

    Kendati demikian, turunnya elektabilitas Gerindra tak sejalan dengan elektabilitas ketua umumnya, Prabowo Subianto yang selalu moncer di sejumlah survei.

    loading...
    Topik

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Back to top button
    Close