Trending

Heroik 4 hari TNI evakuasi dua teroris MIT, luar biasa hutan jurang Sulawesi

Tentara Nasional Indonesia (TNI) akhirnya bisa mengevakuasi dua jenazah teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso, Sulawesi Tengah. Selama berhari-hari pasukan TNI kesulitan mengevakuasi dua jenazah teroris di jurang Pegunungan Tokasa, Sulawesi Tengah.

Sudah berbagai cara dilakukan, namun kendala medan hutan dan cuara hujan deras membuat evakuasi terkendala. Evakuasi menggunakan helikopter juga nihil, lantaran kendala alam tersebut.

Heroik TNI evakuasi dua jenazah teroris MIT

Evakuasi dua jenazah teroris MIT dengan helikopter
Evakuasi dua jenazah teroris MIT dengan helikopter. Foto Twitter @jatosint

Meski sudah menembak mati dua teroris MIT yang berada di jurang pegunungan Tokasa, TNI tetap mengevakuasi jenazah dan memperlakukan dengan humanis. Dalam evakuasi dua jenazah itu, aksi heroik prajurit TNI Koospsgabsus Tricakti dilakukan selama berhari-hari lho Sobat Hopers.

Pasukan Koopsgabsus TNI berjibaku melewati lebatnya hutan, lantaran kendala medan hutan akhirnya pasukan mengubah rencana evakuasi dengan membuat rakit menyusuri beberapa arus sungai deras dan rangkaian air terjun di sekitar Pegunungan Tokasa, Desa Tanalanto, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi. Tim Evakuasi Koopsgabsus Tricakti pada pukul 14.30 WITA akhirnya berhasil membawa jenazah dua teroris Poso keluar dari TKP, Rabu 14 Juli 2021.

Tim evakuasi di lapangan yang dipimpin langsung Wapangkoopsgabsus Brigjen TNI Rafael Granada Baay menyebutkan pada hari keempat evakuasi jenazah, tim di lapangan diberikan kelancaran.

“Tiga hari sebelumnya tim evakuasi menghadapi banyak rintangan alam, medan dan cuaca yang sering berubah-ubah mulai dari TKP dan di sepanjang rute evakuasi,” ungkap jenderal TNI bintang satu tersebut dikutip dari laman TNI, Kamis 15 Juli 2021.

Untuk evakuasi dua jenazah teroris MIT itu, Koopsgabsus TNI menurunkan 2 Tim Tricakti dan 1 Tim Chandraca. Evakuasi berlangsung sejak Minggu 11 Juli 2021.

Berhari-hari evakuasi, musuhnya alam dan hutan

TNI dan masyarakat evakuasi dua jenazah teroris MIT
TNI dan masyarakat evakuasi dua jenazah teroris MIT. Foto Twitter @jatosint

Evakuasi hari pertama, tim Koopsgabsus hanya dapat bergerak sekitar 600 meter dari TKP menuju titik penjemputan landing zone darurat yang telah disiapkan. Tapi tim terkendala medan hutan yang sulit diakses.

“Kesulitan utama adalah beratnya medan karena vegetasi tumbuhan yang rapat serta banyaknya bebatuan besar di tebing sisi kiri dan kanan sungai, sehingga menyulitkan pasukan menembus rute yang dilewati,” kata Brigjen TNI Rafael.

Pada evakuasi hari kedua, tim Koopsgabsus bergerak Senin pagi 12 Juli 2021 dari pukul 06:00 WITA, dilanjutkan setelah semalam istirahat lantaran kendala cuaca hujan deras dan tidak ada jalan sehingga harus merintis rute baru keluar TKP.

Evakasi hari kedua juga nihil.

Pada hari ketiga evakuasi, Selasa pagi 13 Juli 2021 pukul 07.00 WITA, tim evakuasi hampir berhasil mengangkat jenazah menggunakan Heli Caracal TNI AU, namun sempitnya medan serta lebatnya hutan menyulitkan manuver heli untuk hover, dengan aman. Bila dipaksakan akan sangat beresiko untuk keamanan alutsista. Makanya nihil pula upaya evakuasi hari ketiga ini.

Brigjen TNI Rafael yang mengkoordinir pergerakan evakuasi pada Rabu siang kemarin pukul 12:20 WITA di Poskout Tricakti, menginformasikan evakuasi yang melibatkan masyarakat kembali menemui kendala setelah sempat menggunakan rakit menyusuri sungai sepanjang hampir 500 meter dari posisi sebelumnya, ternyata di depan terdapat air terjun lebih 75 meter yang memaksa tim evakuasi menurunkan jenazah menggunakan tali.

Pada evakuasi Rabu 14 Juli 2021 pukul 13:30 WITA, tim evakuasi berhasil menjangkau landing zone darurat yang aman untuk dilakukan pengangkatan jenazah menggunakah hoist dan basket stretcher dari pesawat Heli Super Puma dukungan operasi Koopsau II Makassar, yang diterbangkan oleh Pilot Mayor Pnb Budiyono dari Lanud Hasanudin Makassar.

pada Rabu siang kemarin pukul 14:30 WITA, dua jenazah teroris Poso, segera diberangkatkan dari Mayonif 714/SM ke RS. Bhayangkara Polda Sulteng, langsung dipimpin Brigjen TNI Rafael.

Menurut Brigjen TNI Rafael, keberhasilan evakuasi jenazah teroris Poso tidak terlepas dari kerja sama semua pihak yang telah mencurahkan semua tenaga dan pemikiran pasca penyergapan serta penghormatan terhadap nilai kemanusiaan.

“Setelah melalui semua perjuangan berat tersebut kedua jenazah teroris berhasil di evakuasi, langsung diberangkatkan ke RS. Bhayangkara Polda Sulteng untuk dilaksanakan autopsi dan identifikasi lebih lanjut oleh Tim Inafis Satgas Madago Raya,” katanya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close