Trending

Ferdinand ungkap enaknya jadi Anies, bodoh tapi selalu dipuji-puji

Mantan Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean turut mengomentari keputusan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menggelar Formula E 2022 di Ibu Kota. Ferdinand bertanya-tanya, bagaimana mungkin balapan mobil listrik tersebut bisa digelar, sementara sirkuitnya saja belum mulai dibuat?

Melalui akun media sosial pribadinya, Ferdinand mengatakan, keputusan Anies menggelar Formula E di Jakarta terlihat seperti guyonan atau sesuatu yang tidak disiapkan secara matang. Itulah mengapa, dia menyamakan Anies dengan pelawak yang pandai bercanda.

“Kocak juga gubernur ini (Anies Baswedan). Ternyata bakat juga jadi pelawak. Balapan tanpa sirkuit,” tulis Ferdinand, dikutip Hops Selasa 19 Oktober 2021.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memberikan ucapan selamat ulang tahun melalui video kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Foto: twitter @YanHarap
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memberikan ucapan selamat ulang tahun melalui video kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Foto: twitter @YanHarap

Ferdinand menyarankan, Formula E sebaiknya digelar di kawasan Gelora Bung Karno atau GBK. Rutenya hanya berputar mengeliling lapangan komplek lapangan sepak bola. Meski terdengar tak masuk akal, namun menurutnya, mereka yang setuju dengan keputusan Anies pasti akan merasa senang.

“Balapan muter-muter keliling GBK itu pasti seru, bikin aja seribu kali putaran, pendukungmu pasti happy nonton itu,” terangnya.

Ferdinand Hutahaean sebut Anies Baswedan bodoh

Lebih jauh, Ferdinand mengatakan, di mata pendukungnya, Anies selalu terlihat sempurna. Padahal, menurutnya, mantan Menteri Pendidikan RI tersebut merupakan sosok yang kinerjanya kurang baik.

“Bagi mereka, pokoknya Anies maha sempurna, meskipun (dia) bodoh. Lintasan belum ada saja mereka semua memuji-muji kamu kok, Nies,” tuturnya.

Anies Baswedan. Foto: Antara
Anies Baswedan. Foto: Antara

Meski demikian, Ferdinand kembali memberi penekanan, sebodoh apapun kebijakan yang dibuat Anies, dia selalu mendapat pujian dari para pendukungnya.

“Jadi jangan khawatir, kebodohanmu pasti ada yang memuji,” tegasnya.

Diketahui, hingga kini, sirkuit Formula E di Jakarta memang belum dibuat, bahkan belum ada kepastian mengenai lokasi. Setelah membatalkan rencana pembangunan di Monas, pemerintah setempat berencana mengubahnya ke lima calon lokasi lain.

“Disampaikan oleh Direktur Jakpro, tidak di Monas. Ada lima alternatif nanti akan dicek lokasi terbaik. Macam-macam lah, di antaranya Senayan, di Pantai Maju, Pantai Bersama, dan lain-lain,” kata Wakil Gubernur DKI, Riza Patria.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close