Trending

FH keras soal pelat khusus DPR: Bentuk keangkuhan, separatisme, anggota harusnya malu!!

Pelat nomor khusus kendaraan anggota DPR RI belakangan menjadi sorotan publik. Sebagian pihak menyambut positif kebijakan tersebut, tapi tak sedikit juga yang menentangnya.

Salah satu sosok yang menentang adanya kebijakan tersebut adalah pegiat media sosial, sekaligus eks politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean. Kritik disampaikan Ferdinand melalui akun media sosial Twitter-nya.

Muslima Fest

Dalam tulisannya, Ferdinand mengungkap sisi negatif kebijakan nopol khusus anggota DPR tersebut. Selain itu, ia juga memohon kepada Ketua DPR RI, Puan Maharani agar mencabut kebijakan soal pelat khusus kendaraan anggota DPR RI tersebut.

Ferdinand menyebut, kebijakan itu sebagai bentuk keangkuhan sosial para anggota DPR RI. Dengan adanya kebijakan nopol khusus tersebut, lanjut Ferdinand, justru akan membuat para anggota DPR semakin berjarak dan berbeda dari rakyat biasa.

Padahal, sebagai wakil rakyat, justru harusnya para anggota DPR itu makin membumi dan merakyat, bukan justru menjadi makin berbeda, dengan adanya perbedaan pelat dengan rakyat biasa, ujar Ferdinand.

Ferdinand Hutahaean. Foto: Twitter @ferdinandhaean3
Ferdinand Hutahaean. Foto: Twitter @ferdinandhaean3

Wahai Mba Puan @DPR_RI , mohon kebijakan ini dibatalkan krn ini justru bentuk KEANGKUHAN SOSIAL anggota DPR RI yg tak layak. Semakin membuat jarak dan perbedaan dgn rakyat yg diwakilinya. Semestinya Anggota DPR lbh merakyat, membumi bukan justru makin angkuh dan berbeda..!!” tulis Ferdinand dilansir Senin 24 Mei 2021.

Anggota DPR harusnya malu

Tak berhenti sampai di situ, Ferdinand dengan lantang juga menulis bahwa kebijakan pelat nomor khusus kendaraan DPR tersebut adalah bentuk separatisme terhadap rakyat.

Karena kebijakan itu, para anggota DPR RI yang duduk di Senayan menjadi memiliki jarak dan perbedaan dengan rakyat biasa yang mereka wakili. Makanya, kata Ferdinand, kebijakan pelat ini harusnya membuat para anggota DPR RI malu, karena mempertontonkan kemewahan dan keangkuhan kepada rakyat biasa.

Plat Nomor khusus Anggota @DPR_RI bagi saya adalah bentuk keangkuhan sosial, bentuk separatisme terhadap rakyat, membuat jarak dan perbedaan dengan warga yang diwakili. Anggota DPR harusnya malu mempertontonkan kemewahan dan keangkuhan dimata rakyat yang berjuang keras utk hidup,” lanjut Ferdinand.

Pelat khusus kendaraan anggota DPR

Pelat kendaraan khusus anggota DPR. Foto: Antara
Pelat kendaraan khusus anggota DPR. Foto: Antara

Seperti diketahui, seluruh anggota DPR RI yang berjumlah 575 orang akan mendapat pelat nomor khusus di kendaraanya. Pelat ini diharapkan bisa menjadi penanda, sehingga membuat publik mengetahui dan mengenali para wakilnya di Parlemen.

Kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, menukil Suara, plat khusus kendaraan anggota DPR ini adalah produk Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Dan keberadaannya juga sudah diketahui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran Kepolisian RI.

Sufmi Dasco juga mengatakan, dengan adanya plat khusus ini, kendaraan anggota DPR jadi lebih mudah dikenali jika melakukan pelanggaran lalu lintas.

Sementara itu, Ketua DPR RI Puan Maharani menyebut, pelat khusus itu digunakan anggota DPR saat sedang berdinas sebagai anggota dewan.

“Saat ini ada nomor pelat mobil khusus diberikan kepada seluruh anggota DPR. Bisa dipergunakan dalam dinasnya ketika yang bersangkutan sedang bertugas sebagai anggota DPR,” kata Puan.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close