Hot

Finansial sulit, Denise Chariesta putus sekolah hingga dagang di Tanah Abang

Seleb TikTok, Denise Chariesta, menuturkan pengalaman pahitnya di masa lalu. Pasalnya, Denise pernah mengalami kesulitan finansial. Bahkan, Denise Chariesta sampai terpaksa putus sekolah dan berjualan di Tanah Abang.

Seperti apa pengalaman Denise? Yuk, simak selengkapnya!

Baca Juga: Blak-blakan, Marsha Aruan ungkap agama asli sebelum dibaptis di tanggal cantik

Denise Chariesta menuturkan bahwa ia terpaksa putus sekolah saat SMA lantaran terkendala biaya. Kondisi tersebut diperparah dengan sakitnya sang ayah. Denise akhirnya memutuskan untuk membantu kakaknya berjualan pakaian di Tanah Abang.

“Dan saat itu papa saya sakit. Jadi, akhirnya aku kerja di Tanah Abang udah gitu papa aku sakit. Aku orangya tipenya bukan yang mikir oh gua harus mikir kaya gini-gini’, enggak. Aku langsung kerjain,” ujarnya seperti dilansir dari MAIA ALELDUL TV.

Dari situlah, Denise menemukan bakatnya dalam menjadi seorang wirausaha.

Denise Chariesta. Foto: Instagram
Denise Chariesta. Foto: Instagram

Setelah berjualan di Tanah Abang, Denise memutuskan untuk berjualan tas branded. Ia mengaku banyak mendapat keuntungan dari penjualan tas-tasnya.

“Jadi, aku tanya-tanya ke mereka, ‘kalau lu mau cari tas, gue yang cariin ya’. Kan jaman dulu kalau jualan Hermes lumayan untungnya. Satu tas untungnya bisa 5 juta,” ujanrya.

Bahkan, dari jerih payahnya berjualan tas, Denise mampu mengajak orang tuanya berjalan-jalan keliling Eropa, Amerika, hingga Jepang. Lantaran merasa bisnis tas tidak pasti, Denise akhirnya memutuskan untuk berjualan kopi.

“Nah, udah gitu terus aku jualan kopi aku mencoba. Kopi juga lumayan. Kopinya itu sebagai gift. Kopi biji tapi aku packaging bagus gitu, namaya DC Coffee. Aku jual itu untuk ke kantoran-kantoran. Jadi, kantoran kalau misalkan butuh gift kaya lebaran apa segala macem aku bikinin,” ujarnya.

Denise Chariesta, Foto: Instagram
Denise Chariesta, Foto: Instagram

Denise Chariesta akhirnya mulai terpikir untuk membuat toko bunga sejak 4 tahun lalu. Bermodal nekat, Denise yang sama sekali tak tahu cara merangkai bunga, mulai belajar otodidak dari internet.

Akhirnya, usaha bunga dan kopi Denise masih bertahan sampai sekarang. Ia mengaku memiliki banyak pelanggan tetap yang sudah lama mengenalnya. Denise menuturkan ia mantap memilih karir sebagai pengusaha.

“Menjadi pengusaha, karena aku enggak bisa jadi karyawan. Karena menurutku zaman sekarang semua orang pada S1 S2 kan banyak kan, temen0temenku juga seperti itu,” ujar Denise Chariesta.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close