Kata psikolog soal boneka arwah, hati-hati gangguan jiwa jika perlakukan benda mati seperti makhluk hidup

- Rabu, 5 Januari 2022 | 11:18 WIB
Spirit Doll Boneka Arwah (Hops.id)
Spirit Doll Boneka Arwah (Hops.id)

Hops.ID - Fenomena adopsi spirit doll alias boneka arwah kini tengah marak diperbincangkan. Tren tersebut memicu berbagai pandangan baik agama maupun sosial.

Belakangan boneka arwah ini dipopulerkan oleh selebriti hingga figur publik. Salah satu yang mempopulerkan spirit doll adalah desainer Ivan Gunawan yang terang-terangan mengumumkan dirinya mengadopsi 2 boneka yang mirip bayi.

Jauh sebelum Ivan, adopsi boneka juga dilakukan Ria Enes dengan boneka bernama Suzan. Lalu pada awal 2018 paranormal Roy Kiyoshi juga mengadopsi boneka-boneka arwah.

Meski terbilang baru di Indonesia, namun apa yang dilakukan figur publik ini bisa dibilang menginspirasi banyak orang.

Baca Juga: Ivan Gunawan manjakan boneka arwah dengan fasilitas mewah: Jadi artist harus ada gila-gilanya

Terkait hal itu, berbagai kontroversi mencuat terkait adopsi boneka arwah. Ada yang menyebut bertentangan dengan agama hingga membawa dampak negatif bagi psikologi lantaran jadi gaya hidup kelas menengah yang dinilai kesepian. Benarkah demikian?

Terkait hal itu psikolog klinis Naomi Ernawati Lestari mengatakan alasan seseorang mengoleksi boneka arwah merupakan bagian dari hobi.

"Ini adalah sesuatu yang lagi trending saat ini sehingga banyak orang yang ikut-ikutan," ujarnya dilansir laman youtube iNews pada Rabu 5 Januari 2021.

Baca Juga: Lagi tren di kalangan artis, Furi Harun sebut boneka arwah bukan ilmu hitam tapi...

Halaman:

Editor: Anisa Widiarini

Sumber: Daily Star, Inews TV

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X